Breaking News:

Berita Riau

Masyarakat Desa Air Hitam Tak Terima Kepala Balai TNTN Bersurat Minta Kades Hentikan Penerbitan SKT

Masyarakat Desa Air Hitam, Kecamatan Ukui, Kabupaten Pelalawan 'ngamuk' usai Kepala Balai TNTN bersurat pada Kades.

Penulis: Rizky Armanda | Editor: Ariestia
Istimewa
Masyarakat Desa Air Hitam, Kecamatan Ukui, Kabupaten Pelalawan 'ngamuk' usai Kepala Balai Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN), Heru Sutmantoro bersurat kepada Kepala Desa (Kades), Tansi Sitorus. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Masyarakat Desa Air Hitam, Kecamatan Ukui, Kabupaten Pelalawan 'ngamuk' usai Kepala Balai Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN), Heru Sutmantoro bersurat kepada Kepala Desa (Kades), Tansi Sitorus.

Dalam surat itu, Kepala Balai TNTN, meminta kepada Kades Air Hitam tersebut untuk menghentikan penerbitan dan mencabut surat keterangan tanah (SKT) yang terindikasi masuk dalam kawasan hutan di TNTN.

Diduga tak terima, masyarakat pun mendatangi Kantor Seksi Pengelolaan Wilayah (SPW) 1 Balai TNTN, Selasa (27/9/2022).

"Memang ada gerakan massa dari Desa Air Hitam di Kantor Seksi PTN wilayah 1 di Desa Lubuk Kembang Bunga, mereka melakukan aksi coret-coret karena berawal dari surat yang ditujukan kepada Kepala Desa Air Hitam untuk menghentikan penerbitan SKT dan mencabut SKT yang telah diterbitkan yang terindikasi masuk dalam kawasan TNTN," kata Heru, Selasa malam.

Baca juga: 2 Pembakar Lahan Tertangkap di Taman Nasional Tesso Nilo Pelalawan, Kepala Balai TNTN Bilang Begini

"Sekarang sudah dalam penanganan Polres Pelalawan," imbuh Heru.

Menurut Heru, beberapa waktu lalu saat melaksanakan patroli, petugas menjumpai adanya aktifitas pembukaan hutan dalam kawasan TNTN yang dilakukan oleh 7 orang, yang mengaku sebagai warga Desa Air Hitam.

Petugas ketika itu berhasil mengamankan 2 unit chainsaw dari aktivitas pembukaan hutan tersebut.

Dari keterangan dan bukti yang disampaikan pelaku, pembukaan hutan yang dilakukan didasarkan pada SKT yang diterbitkan oleh Kades Air Hitam atas nama Tansi Sitorus.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Riau Kombes Pol Sunarto menuturkan, ada sekitar 150 orang warga yang mendatangi Kantor SPW 1 Balai TNTN.

Mereka bermaksud meminta klarifikasi atas surat yang disampaikan Kepala Balai TNTN kepada Kades Air Hitam.

Dimana surat tersebut, dikirim melalui pesan WhatsApp pada Jumat (23/9/2022).

Sang Kades ternyata menyampaikan tentang surat tersebut kepada forum di sebuah rapat.

"Masyarakat Air Hitam menuju kantor SPW 1
untuk menemui pegawai TNTN namun kondisi kosong. Masyarakat melampiaskan aksinya dengan membuat tulisan dinding di bangunan, namun tidak sampai melakukan pengrusakan atau anarkis," ucap Kombes Sunarto.

Sementara dari foto-foto yang diterima tribunpekanbaru.com, masyarakat menuliskan sejumlah kalimat di bangunan kantor yang mereka datangi.

Seperti "KAMI ANTI TNTN UUD PASAL 30".

Kemudian ada pula kalimat bernada ancaman berbunyi "KEPALA BALAI CABUT LAPORANMU. ATAU KEPALAMU KAMI CABUT". (Tribunpekanbaru.com/Rizky Armanda)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved