Breaking News:

Info Jalan Tol Riau

Pembebasan Lahan Tol Pekanbaru-Bangkinang dalam Kawasan HPK, Ini Tahapannya

Perkembangan terbaru pembebasan lahan Tol Pekanbaru-Bangkinang diungkap oleh pejabat berwenang.

Editor: Ariestia
Istimewa
Perkembangan terbaru pembebasan lahan Tol Pekanbaru-Bangkinang diungkap oleh pejabat berwenang. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, KAMPAR - Perkembangan terbaru pembebasan lahan Tol Pekanbaru-Bangkinang diungkap oleh pejabat berwenang.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Pejabat Pembuat Komitment (PPK) Satker Balai Besar Jalan Nasional (BBJN) Wilayah II pada Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Asdiman mengungkap perkembangan terbaru.

Pengerjaan konstruksi Tol Pekanbaru-Bangkinang Kilometer 0 sampai 9 belum dapat dilaksanakan seluruhnya. Bagian ruas tol masih terkendala kawasan hutan.

Asdiman mengatakan, ruas dalam kawasan Hutan Produksi yang dapat Dikonversi (HPK) sudah menyelesaikan tahap pembuatan peta tata batas.

Selain itu, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) juga sudah menerbitkan Surat Keputusan (SK) pelepasan kawasan hutan. Setelah itu satu tahap lagi.

Menurut dia, sekarang masih menunggu SK penetapan Areal Peruntukan Lain (APL) terhadap yang dikeluarkan dari kawasan hutan.

"Peta Tata Batas telah dilaksanakan. Kita hanya menunggu SK penetapan baru menjadi APL," katanya kepada Tribunpekanbaru.com, Selasa (20/9/2022).

Asdiman menyebutkan, ada sebanyak 150 lebih bidang jalur tol yang terhampar dalam kawasan HPK. Skema pelepasan kawasan hutan ini dimaksud untuk menyelamatkan hak pemilik bidang.

Ia mengakui, pelepasan kawasan hutan dilakukan terlebih dahulu. Setelah berubah status menjadi APL, maka ganti rugi lahan dapat dibayarkan kepada pemilik bidang berdasarkan alas hak yang sah.

"Ya," katanya menjawab pertanyaan Tribunpekanbaru.com soal skema enclave untuk menyelamatkan alas hak masyarakat pemilik bidang.

Diketahui, kawasan HPK dimaksud berada di wilayah Desa Rimbo Panjang Kecamatan Tambang yang ditetapkan berdasarkan SK Menteri LHK tahun 2016. Tahun SK yang sama ketika sebagian wilayah Desa Karya Indah Kecamatan Tapung dihutankan.

Masyarakat Karya Indah yang mengetahui tanahnya akan terkena jalur Tol Pekabaru-Rengat I, sedang risau. Mereka khawatir tanah mereka yang dihutankan tidak dapat diganti rugi. (Tribunpekanbaru.com/Fernando Sihombing)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved