Breaking News:

Berita Riau

Harga Kelapa ANJLOK di Inhil, Pinang Ikut Merosot, Begini Penjelasan Kadisbun Riau

Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Riau, Zulfadli membenarkan jika saat ini Harga Kelapa ANJLOK dan harga pinang mengalami penurunan

Penulis: Syaiful Misgio | Editor: Nurul Qomariah
PREVENTION.COM
Ilustrasi kelapa. Harga Kelapa ANJLOK disusul harga pinang ikut merosot di Kabupaten Inhil Riau. 


TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Harga Kelapa ANJLOK disusul harga pinang ikut merosot di Kabupaten Inhil Riau membuat para petani yang menggantungkan hidup pada hasil kebun ini menjerit.

Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Riau, Zulfadli membenarkan jika saat ini Harga Kelapa ANJLOK dan harga pinang mengalami penurunan.

Kondisi Harga Kelapa ANJLOK terjadi sejak beberapa hari belakangan ini.

"Memang harga pinang dan kelapa saat ini tren nya turun. Harga kopra itu tanggal 12 sampai 18 september dari Rp 5.600 per kilo turun menjadi Rp. 5.350 per kilo," kata Zulfadli, Rabu (28/9/2022). terkait Harga Kelapa ANJLOK.

Zulfadli juga menyebut harga kopra ini diprediksi akan terus menurun hingga beberapa hari ke depan.

"Mungkin dalam minggu ini turun lagi, karena kita lihat tren nya untuk harga kopra memang terus turun," ujarnya.

Namun menurut Zulfadli kondisi ini tidak akan berlangsung lama. Harga kopra diprediksi akan mengalami kenaikan lagi.

"Untuk harga pinang juga mengalami penurunan dikit, dibandingkan minggu kemarin, tapi tidak signifikan penurunannya," sebutnya.

Zulfadli mengungkapkan, penurunan harga pinang dan kelapa ini disinyalir akibat banyaknya pasokan hasil panen yang masuk ke pabrik. Sehingga hukum pasar pun berlaku.

"Memang sekarang lagi banyak produksi, makanya harganya turun, biasa seperti," katanya.

Sementara saat disinggung terkait harga kelapa dan pinang di Inhil yang turun dratis , Zulfadli mengungkapkan, kemungkinan kondisi tersebut disebabkan karena kondisi wilayah yang terpencil dan akses keluar masuknya sulit.

Sehingga, harga murah karena ongkos transportasinya mahal.

"Ada beberapa wilayah yang jauh jarak transportasinya itu harga panenya jadi murah, karena akses keluar masuknya kan jauh," katanya.

Petani kelapa dan pinang di Kecamatan Reteh dan Keritang, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) menjerit, Rabu (28/9/2022).

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved