Breaking News:

PSPS Riau

Seruan #ZAMOUT Berkumandang, Konflik Presiden PSPS Riau vs Suporter Terus Berlanjut

Konflik pengurus PSPS Riau terlebih sang presiden, Norizam Tukiman dengan suporter PSPS, khususnya Curva Nord 1955.

Penulis: Dian Maja Palti Siahaan | Editor: Ariestia
Tribunpekanbaru.com/Palti Siahaan
Spanduk #SAVEPSPS dan #ZAMOUT disalah satu ruas jalan di Pekanbaru. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Konflik pengurus PSPS Riau terlebih sang presiden, Norizam Tukiman dengan suporter PSPS, khususnya Curva Nord 1955.

Dalam steatment terbarunya, Kamis (29/9/2022), Norizam mengatakan menjadikan Stadion Baharoeddin Siregar, Deli Serdang, Sumut sebagai home base bukan PSPS Riau bukan hanya untuk laga menjamu Karo United, Sabtu (1/10/2022) nanti.

Norizam mengatakan homebase di Deli Serdang bisa menjadi selamanya.

"Kita disini dulu (Deli Serdang). Tapi kalau keadaan kondusif, bagus, kita akan kekal di sini," ucapnya.

"Sehingga Curva Nord paham etika, cara yang lebih sopan. Tidak anarkis," tanbahnya.

Pengusaha asal Malaysia ini dalam beberapa steatmentnya memang kerap menyerang Curva Nord, suporter PSPS yang menempati tribun utara.

Ia sakit hati dengan tingkah Curva Nord. Telebih yel-yelan suporter kala PSPS kalah dari PSMS Medan di Stadion Utama lalu. Kala itu, suporter menyanyikan yel-yel dengan nama binatang menyasar Norizam, top mamajemen dan pelatih.

Suporter diam?

Ternyata tidak. Suporter juga menyerang Norizam dan top manajemen.

Di beberapa posisi strategis di Pekanbaru, spanduk dan plamfet berisikan #SAVEPSPS dan #ZAMOUT tersebar dibeberapa tempat.

Di lini media sosial, tagar #SAVEPSPS dan #ZAMOUT juga bergema. Terlebih di media sosial instagram. PSPS dan pendukungnya kerap menggunakan media sosial ini untuk berinteraksi.

Selain itu, para suporter juga mengecam langkah Norizam memindahkan homebase PSPS ke Deli Serdang walau hanya sementara.

Pengurus klub terlebih presiden klub ikut konflik dengan suporternya sendiri, membuat klub hancur.

PSPS saat ini berada di dasar klasemen sementara group wilayah barat atau peringkat ke-9. PSPS mengoleksi 1 poin dari 5 laga.

Berada di dasar klasemen, PSPS pun terancam degradasi ke Liga 3 musim depan.

Diperkirakan, musim ini menjadi periode terburuk PSPS. Belum pernah menang di 5 laga awal musim. (Tribunpekanbaru.com/Palti Siahaan)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved