Breaking News:

Tingkatkan Kualitas Pendidikan Sebelum Tahun 2030, PT RAPP Gandeng 91 Guru Fasilitator Daerah

PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) sebuah perusahaan penghasil pulp dan kertas yang merupakan bagian dari Grup APRIL

Editor: M Iqbal
istimewa
Neneng Yoharni, Guru SD dari Kuansing dan Yunita Betria, Kepala Sekolah dari Kampar merupakan 2 dari 91 Fasilitator Daerah yang mengikuti ToT Modul 1 Program School Improvement RAPP. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Salah satu tujuan pembelajaran adalah untuk mengembangkan potensi dan kreativitas siswa. Pendekatan belajar yang mampu mengembangkan potensi dan kreativitas tersebut antara lain adalah “Pendekatan Belajar Aktif”. Pendekatan model ini sebenarnya telah mulai diperkenalkan di Indonesia sejak tahun 1979, namun sayangnya penerapannya di sekolah masih harus ditingkatkan. 

Oleh karena itu, diperlukan perbaikan manajemen sekolah dan peningkatan pengetahuan serta keterampilan guru agar anak Indonesia semakin cerdas dan kreatif.

Menyadari pentingnya peningkatan kualitas pendidikan, PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) sebuah perusahaan penghasil pulp dan kertas yang merupakan bagian dari Grup APRIL, kembali menjalankan program School Improvement ya g bermitra dengan 172 Sekolah Dasar (SD) di 5 Kabupaten di sekitar wilayah operasionalnya meliputi Pelalawan, Siak, Kampar, Kuantan Singingi dan Kepulauan Meranti.

Melalui program ini, PT RAPP mengadakan pelatihan Training of Trainers (ToT) Modul 1 untuk 91 Fasilitator Daerah (FasDa) yang terdiri dari guru dan Kepala Sekolah mengenai Manajemen Berbasis Sekolah (MBS) dan Proses Belajar Mengajar (PBM). Pelatihan ToT digelar sebanyak dua kali, dari tanggal 10 -13 September 2022 untuk Fasda dari Kabupaten Pelalawan dan Siak, kemudian dilanjutkan pada tanggal 24-27 September 2022 untuk Fasda dari Kabupaten Kampar, Kuantan Singingi dan Kepulauan Meranti.

Salah satu peserta, Mardianis tampak antusias mengikuti rangkaian kegiatan pelatihan. Guru SDN 002 Koto Baru Kecamatan Singingi Hilir Kabupaten Kuansing ini menjadi salah satu peserta ToT yang digelar selama 4 hari di Pekanbaru. 

"Menjadi salah satu peserta ToT ini tentu saya sangat senang, apalagi baru pertama kali ini kami mendapat pembinaan," ujar Mardianis saat ditemui di sela-sela pelatihan, Senin (26/9).

Ia berharap pendampingan ini dapat menyentuh semua sekolah yang ada di Kuansing. Sehingga di Kuansing itu semua sekolahnya bisa bersama maju.

"Kalau tidak salah di Kuansing itu sudah ada 30-an sekolah yang sudah dapat pembinaan. Mudah-mudahan ini ke depan makin banyak lagi sekolah yang mendapatkan pembinaan dari PT RAPP," harapnya.

"Pendampingannya kalau bisa dilakukan terus menerus sehingga ada kemajuan dan kami berharap semua sekolah dapat, jadi bukan hanya kami saja yang diberikan pembinaan," harapnya.

Peserta lainnya, Siti Robiati dari UPT SDN 007 Teluk Paman, Kabupaten Kampar optimis mu yang didapatnya ini bisa diterapkan dengan baik di sekolah binaan.

"Sebagai guru kami diharapkan agar dapat melakukan pembelajaran aktif lebih baik lagi dan mampu membuat siswa tertarik untuk belajar sambil bermain dibandingkan melakukan kegiatan yang tidak bermanfaat," ujar Siti.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pelalawan, Abu Bakar FE, yang membuka ToT untuk Kabupaten Pelalawan dan Siak berpesan agar fasda yang mengikuti pelatihan mampu berbagi ilmu kepada guru lain. 

"Kami mengapresiasi komitmen PT RAPP untuk berkontribusi dalam meningkatkan pendidikan anak Indonesia" ucap Abu Bakar disela-sela pembukaan ToT Fasda Pelalawan dan Siak.

Kasi Pembinaan Sekolah Dasar (SD) Dinas Pendidikan Kuansing, Maralis menyampaikan pemerintah sangat mengapresiasi program yang dijalankan oleh PT RAPP dalam upaya peningkatan kualitas pendidikan dasar. Ia menambahkan di sinilah pentingnya kolaborasi pemerintah dengan swasta untuk mewujudkan pendidikan yang berkualitas melalui pola Public Private Partnership.

"Selama ini dalam pengamatan kami sekolah di bawah bimbingan PT RAPP itu nampak progresnya, jadi bagus pembelajarannya. Ada perkembangannya," ujar Maralis saat membuka pelatihan Fasda Kampar, Kuansing dan Kepulauan Meranti.

Head of Community Development (CD) PT RAPP Hasto Teguh Kuncoro mengatakan kolaborasi pemerintah dan swasta sangat penting dalam mewujudkan pendidikan yang berkualitas dan inklusif. Program School Improvement ini adalah salah satu contoh nyata bentuk kolaborasi yang baik.

“School Improvement memiliki tiga target. Pertama meningkatkan kemampuan membaca anak, kedua meningkatkan kemampuan numerasi anak, ketiga persiapan untuk meningkatkan hasil pengukuran Programme for International Student Assessment (PISA) anak Indonesia.” ungkap Hasto. 

Program School Improvement yang dijalankan oleh CD PT RAPP sejalan dengan tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs) nomor 4 yaitu pendidikan bermutu. APRIL berkomitmen untuk membantu meningkatkan kualitas pendidikan di Riau sebelum 2030, komitmen ini tertuang dalam APRIL2030 pada pilar kemajuan inklusif.(rls)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved