Breaking News:

Operasi Zebra Lancang Kuning 2022

Kapolda Riau Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Zebra Lancang Kuning 2022, Tekankan 3 Hal Ini

Kapolda Riau Irjen Pol Mohammad Iqbal, memimpin apel gelar pasukan Operasi Zebra Lancang Kuning 2022, Senin

Penulis: Rizky Armanda | Editor: Ariestia
Istimewa
Kapolda Riau Irjen Pol Mohammad Iqbal, memimpin apel gelar pasukan Operasi Zebra Lancang Kuning 2022, Senin (3/10/2022). 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Kapolda Riau Irjen Pol Mohammad Iqbal, memimpin apel gelar pasukan Operasi Zebra Lancang Kuning 2022, Senin (3/10/2022). 

Apel digelar di halaman Markas Polda Riau di Jalan Pattimura, Kota Pekanbaru.

Ada sekitar 430 orang yang ikut apel gelar pasukan, terdiri dari Polri, Pom TNI, Dishub, Satpol PP dan Jasa raharja.

Sementara total personel untuk di Riau, yaitu 840 orang personel, terdiri dari Polda Riau 120 personel serta jajaran Satlantas di Polresta dan Polres 720 personel.

Dalam kegiatan apel, Kapolda menyematkan tanda operasi kepada perwakilan personel dari kepolisian, POM TNI, dan Dishub.

Operasi ini mengedepankan kegiatan edukasi, persuasif, humanis dan juga penegakan hukum terhadap pelanggaran kasat mata.

Dalam arahannya, Irjen Iqbal meminta agar para personel yang melaksanakan tugas Operasi Zebra, agar bekerja dengan baik.

Dalam arahannya, Irjen Iqbal menekankan 3 hal penting kepada anggota yang bertugas dalam Operasi Zebra Lancang Kuning 2022 ini.

Pertama, anggota diminta agar menjaga terus spirit Ketuhanan Yang Maha Esa.

"Jaga terus spirit ibadah, niatkan bahwa bertugas dalam operasi ini adalah ibadah kepada Tuhan, niat harus tulus dan ikhlas untuk memberikan yang terbaik bagi masyarakat bangsa dan negara," ucap Irjen Iqbal.

Menurutnya jika anggota bisa mencegah kecelakaan lalu lintas terjadi, tentu bakal menjadi ladang ibadah dan dibalas pahala oleh Tuhan.

"Sebaliknya kalau kita tidak tulus dan ikhlas, percuma hadir di jalan. Lebih baik tidak perlu hadir," ucap Kapolda Riau.

Penekanan kedua, Irjen Iqbal mewanti-wanti agar anggota menghindari penyalahgunaan wewenang dan tindakan tercela kepada masyarakat.

Kedua, hindari penyalahgunaan wewenang, Seperti tindakan tercela kepada masyarakat pengguna jalan.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved