Breaking News:

Berita Pekanbaru

Oknum Sipir Rutan Pekanbaru Ditangkap Bawa Sabu, Gaji Dipotong 50 Persen dan Diusulkan Dipecat

Seorang oknum sipir atau penjaga tahanan yang bertugas di Rutan Pekanbaru ditangkap tim Satres Narkoba Polresta Pekanbaru karena membawa sabu.

Penulis: Rizky Armanda | Editor: Ariestia
Net
Seorang oknum sipir atau penjaga tahanan yang bertugas di Rutan Pekanbaru ditangkap tim Satres Narkoba Polresta Pekanbaru karena membawa sabu. FOto ILUSTRASI 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Seorang oknum sipir atau penjaga tahanan yang bertugas di Rutan Pekanbaru bernama Yudi Nata Saputra, ditangkap tim dari Satuan Reserse (Satres) Narkoba Polresta Pekanbaru karena membawa narkotika jenis sabu.

Terkait ini, Kepala Kanwil (Kakanwil) Kemenkumham Riau, Muhammad Jahari Sitepu, langsung memberikan respon.

Ia menyatakan, apa yang telah diperbuat oleh oknum pegawai di jajarannya itu, telah merusak citra baik Kanwil Kemenkumham Riau.

Dirinya juga telah mengambil langkah awal, menindaklanjuti kasus yang melibatkan oknum pegawai ini.

“Begitu menerima laporan dari pihak yang berwajib, saya segera memerintahkan bagian kepegawaian untuk memotong 50 persen gaji dari yang bersangkutan. Hal tersebut sebagai langkah awal sebelum berkas pemeriksaan kepolisian dinaikkan ke kejaksaan," kata Jahari dalam keterangannya, Selasa (4/10/2022).

Menurutnya, jika nanti memang terbukti, yang bersangkutan akan diusulkan untuk dipecat.

"Kepada yang bersangkutan, apabila perkara sudah inkrah, nantinya akan segera dibuatkan surat usulan pemecatan. Kita tidak mau nama baik yang sudah dibangun dengan susah payah rusak hanya karena tingkah oknum yang tidak bertanggungjawab," tegasnya.

Ia juga meminta, agar kejadian ini hendaknya menjadi pelajaran berharga bagi jajaran pegawai lainnya.

Ia mengungkapkan, tidak akan ada ampun bagi penyalahguna atau yang terlibat dalam jaringan narkoba.

"Kita sudah dapat gaji, remunerasi dan uang makan dari pemerintah, untuk apa lagi bermain-main dengan barang haram? Pikirkan nasib anak istri dan keluarga. Begitu terbukti terlibat dengan narkoba, siap-siap ucapkan selamat tinggal pada seragam yang kalian kenakan," ucap Jahari.

Kakanwil menambahkan, pihaknya juga berkomitmen untuk terus mendukung pihak kepolisian dalam mengusut kasus ini hingga tuntas.

“Tidak ada kata main-main untuk narkoba. Narkoba hanyalah barang yang merusak generasi bangsa. Saya bersedia untuk bekerja sama mengusut kasus ini sampai ke akar-akarnya,” tutup dia.

Diberitakan sebelumnya, polisi menangkap oknum sipir atau penjaga tahanan Rutan Kelas I Pekanbaru karena membawa narkotika jenis sabu.

Saat hendak ditangkap, tersangka berinisial YS ini sempat menabrak petugas dari Satuan Reserse (Satres) Narkoba Polresta Pekanbaru.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved