Breaking News:

Berita Pekanbaru

Puluhan KK Terpaksa Mengungsi Akibat Banjir Genangi Sejumlah Wilayah di Kota Pekanbaru

Total ada 50 KK yang terdampak banjir di Perumahan Graha Fauzan Asri. Menurut BPBD Pekanbaru warga yang terdampak sangat membutuhkan tenda darurat.

Penulis: Fernando | Editor: CandraDani
Tribunpekanbaru.com / Doddy Vladimir
Warga sedang menyelamatkan barang saat banjir merendam perumahan Mande Vila di Jalan Cengkeh, Kelurahan Tangkerang Labuai, Kecamatan Bukit Raya, Pekanbaru, Jumat (15/4/2022). 

TRIBUNPEKANBARU.COM,PEKANBARU- Banjir menggenangi puluhan rumah di sepanjang aliran Sungai Sail, Kota Pekanbaru, Selasa (4/10/2022).

Ada puluhan Kepala Keluarga (KK) terpaksa mengungsi ke lokasi yang aman akibat rumahnya tergenang banjir.

Banyak dari masyarakat yang terdampak banjir harus mengungsi sementara ke rumah kerabatnya.

Mereka terpaksa harus mengungsi karena banjir sudah menggenangi rumahnya sejak, Senin (3/10/2022) malam.

Kepala BPBD Kota Pekanbaru, Zarman Chandra menjelaskan bahwa ada 62 KK yang terdampak banjir di sejumlah kawasan pemukiman.

Masyarakat yang terdampak banjir paling banyak di Perumahan Graha Fauzan Asri, Jalan Kesadaran.

Total ada 50 KK yang terdampak banjir di perumahan tersebut.

Masyarakat yang terdampak banjir untuk sementara membutuhkan tenda darurat.

Penghuni Perumahan Graha Fauzan Asri, Kelurahan Tangkerang Labuai, Kecamatan Bukit Raya tampak menyelamatkan barang saat mengungsi akibat banjir masih menggenang, Selasa (30/4/2021). (Tribun Pekanbaru/Fernando Sikumbang)
Penghuni Perumahan Graha Fauzan Asri, Kelurahan Tangkerang Labuai, Kecamatan Bukit Raya tampak menyelamatkan barang saat mengungsi akibat banjir masih menggenang, Selasa (30/4/2021). (Tribun Pekanbaru/Fernando Sikumbang) (TRIBUNPEKANBARU/FERNANDO SIKUMBANG)

"Jadi untuk sementara masyarakat meminta agar didirikan tenda pengungsian," ungkapnya kepada Tribunpekanbaru.com didampingi Kabid Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Pekanbaru, Alan Kurnia.

Menurutnya, tim segera mendirikan tenda darurat bagi masyarakat setelah proses evakuasi.

Ada rencana tim mendirikan dua tenda darurat yakni di sekitar Jalan Kesadaran dan Jalan Cengkeh.

Zarman menjelaskan bahwa banjir ini terjadi akibat luapan air dari aliran Sungai Sail.

Mereka sudah melakukan evakuasi sejak Selasa pagi.

( Tribunpekanbaru.com/Fernando Sikumbang)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved