Breaking News:

Perakit Bom di Inhu Ditangkap

BREAKING NEWS: Polda Riau Tangkap Perakit Bom di Inhu, 3 Kali Lakukan Percobaan Peledakan

Tim dari Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Riau menangkap seorang pria perakit bom di Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu).

Penulis: Rizky Armanda | Editor: Ariestia
Istimewa
Tim dari Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Riau menangkap seorang pria perakit bom di Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu). 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Tim dari Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Riau menangkap seorang pria perakit bom di Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu).

Pelaku berinisial MN alias Ocu (47). Ia ditangkap di rumah kontrakannya di Dusun Sei Bangkar, RT 041 RW 011, Kelurahan Pangkalan Kasai, Kecamatan Seberida, Kabupaten Inhu, Provinsi Riau.

Kabid Humas Polda Riau, Kombes Pol Sunarto mengatakan, aksi pelaku dalam merakit bom, bermula pada Mei 2022 lalu.

Ketika itu ia memesan dan membeli secara online bahan-bahan peledak, seperti pupuk KNO3, belerang, arang, dan timer.

Setelah 5 dipesan, barang tersebut datang dengan diantar kurir ke rumah pelaku. Barang-barang itu lantas disimpan oleh pelaku di dalam kamar rumahnya.

Barulah pada akhir bulan September 2022, pelaku mulai mencoba-coba merakit dan mencampurkan semua bahan peledak tersebut ke dalam wadah ember.

Setelah tercampur merata, bahan itu lalu dimasukkan pelaku ke dalam botol bekas dan membakarnya.

Pada percobaan tersebut, ternyata bunyi yang dihasilkan tidak begitu kuat. Pelaku pun merasa tidak puas.

Pelaku lalu mencoba kembali merakit dan mencampurkan bahan peledak yang juga dimasukkan ke dalam botol.

Bedanya, pada percobaan yang kedua ini, pelaku menggunakan kabel.

Satu sisi ujung kabel, ia masukkan ke dalam botol sehingga menyentuh bahan peledak.

Botol tersebut ia letakkan di halaman rumahnya.

Sementara satu sisi ujung kabel yang lain, ia hubungkan ke aki motor yang sudah ia siapkan.

"Pada percobaan kedua ini, pelaku menunggu reaksinya, sekitar 5 sampai 10 detik, akhirnya timbul suara ledakan dan kali ini lebih kuat dari hasil percobaan peledakan bahan peledak pertama, lebih kuat dari suara petasan," ucap Kabid Humas, saat ekspos kasus, Rabu (5/10/2022).

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved