Breaking News:

Pemko Pekanbaru Dukung Program Kota Masa Depan, Dorong Digitalisasi Pedagang Tradisional

Penandatanganan dilakukan oleh Head of Northern Sumatra Region Grab Indonesia, Hervy Deviyanto dan Sekretaris Daerah Kota (Sekdako) Pekanbaru

Istimewa
Sekretaris Daerah Kota (Sekdako) Pekanbaru Muhammad Jamil (kiri kedua) bersama dengan Head of Northern Sumatra Region Grab Indonesia, Hervy Deviyanto (kiri pertama) dan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Pekanbaru Ingot Ahmad Hutasuhut (kiri ketiga) berkunjung dan menyapa Asbono (kanan) pemilik Toko Pak Cik di Pasar Lima Puluh yang telah bergabung dalam program Kota Masa Depan beberapa waktu lalu 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Digitalisasi telah terbukti menjadi kunci utama dalam membangun ketangguhan UMKM sebagai tulang punggung ekonomi nasional.

Selama pandemi yang berlangsung dua tahun terakhir, kita telah menjadi saksi bagaimana digitalisasi telah membantu UMKM bertahan.

Namun tak semua UMKM yang melek teknologi, terutama di Pekanbaru.

Sebab itu, Grab, Emtek dan BukaLapak melanjutkan program percepatan digitalisasi #KotaMasaDepan (Kolaborasi Nyata Untuk Masa Depan) di Kota Pekanbaru, Malang Raya dan Gowa.

Sebagai bagian dari rangkaian tersebut, ketiga perusahaan menandatangani Nota Kesepahaman Bersama dengan Pemerintah Kota Pekanbaru sebagai bentuk komitmen untuk mempercepat digitalisasi pedagang pasar tradisional.

Penandatanganan dilakukan oleh Head of Northern Sumatra Region Grab Indonesia, Hervy Deviyanto dan Sekretaris Daerah Kota (Sekdako) Pekanbaru Muhammad Jamil.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan kunjungan ke Pasar Lima Puluh.

Sekretaris Daerah Kota (Sekdako) Pekanbaru, Muhammad Jamil mengatakan pihaknya menyambut baik terobosan ini.

Kerja sama ini dikatakannya memanfaatkan digitalisasi untuk para pedagang pasar tradisional. 

"Ini merupakan terobosan baru yang memudahkan masyarakat dalam berbelanja. Kita berharap, pedagang kita juga mengerti dengan teknologi, mengerti dengan gadget. Sehingga kebutuhan pokok masyarakat bisa terpenuhi dan terakomodir lewat aplikasi ini," kata M Jamil, Rabu (5/10/2022).

Director of West Indonesia, Grab Indonesia, Richard Aditya melalui keterangan tertulisnya mengatakan, Grab bersama Emtek dan Bukalapak memiliki komitmen bersama untuk menjangkau lebih banyak lagi para pelaku UMKM maupun para pedagang di pasar tradisional agar merasakan manfaat kehadiran dari ekonomi digital terutama di kota-kota kecil melalui program #KotaMasaDepan.

Semoga sinergi ini bisa mendorong kemajuan UMKM dan pedagang tradisional di Pekanbaru untuk terus berkembang dengan peluang yang sama dalam memaksimalkan kehadiran ekosistem digital.

"Melalui program Kota Masa Depan, Grab, Emtek dan Bukalapak telah men digitalisasi pedagang pasar tradisional yang tergabung di Pasar Lima Puluh, Pekanbaru sejak bulan Juli," tambahnya.

Pendapatan meningkat

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved