Breaking News:

Berita Pelalawan

5.780 Dosis Vaksin PMK Telah Disuntikan ke Ternak, Disbunak Pelalawan: Sisa 16 Sapi yang Terinfeksi

Disbunak Pelalawan telah menyuntikkan 5.780 dosis vaksin PMK kepada ternak milik masyarakat hingga Kamis

Penulis: johanes | Editor: Ariestia
Istimewa
Tim kesehatan hewan dari Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunak) Pelalawan bersama peternak melakukan vaksinasi PMK ke sapi dalam rangka pengendalian virus PMK beberapa waktu lalu. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PELALAWAN - Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunak) Pelalawan telah menyuntikkan 5.780 dosis vaksin PMK kepada ternak milik masyarakat hingga Kamis (6/10/202).

Vaksinasi vksin Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) ke ternak dilakukan sebagai upaya untuk menekan penyebaran virus PMK yang menyerang sapi di Kabupaten Pelalawan sejak tiga bulan terakhir.

Proses penyuntikan dilakukan oleh tim kesehatan hewan yang dibentuk Disbunak di 12 kecamatan, sebagai ujung tombang penanganan PMK di desa maupun kelurahan. Jumlah vaksin yang telah terserap mencapai 5.780 dosis yang telah didistribusikan ke delapan kecamatan.

"Pastinya ternak yang divaksin diutamakan yang masih sehat dan belum pernah terinfeksi PMK. Serta keputusan saat ini, hanya untuk sapi saja dulu," kata Kepala Disbunak Pelalawan, Akhtar SE melalui Kepala Bidang Peternakan Drh Yopan Rakhmatullah, kepada tribunpekanbaru.com, Kamis (6/10/2022).

Yopan menerangkan, sebanyak 5.780 dosis vaksin PMK yang telah dihabiskan terbagi dalam dosis pertama 3.095 dosis dan booster 2.685 dosis.

Sebagian besar sapi yang ada di 9 kecamatan telah divaksin dosis kedua dan tinggal sebagian yang belum booster.

Semua sapi yang disuntikk vaksin PMK dosis pertama dan kedua merupakan ternak yang sehat. Agar membentuk imun atau daya tahan tubuh yang kuat, sehingga kebal dengan virus mematikan itu.

Yopan merincikan, realisasi vaksinasi PMK di 8 kecamatan yakni Kecamatan Ukui sebanyak 400 sapi dosis pertama dan 400 ekor diantaranya sudah booster.

Kecamatan Kerumutan ada 300 sapi dosis pertama dan semuanya sudah disuntik booster. Kecamatan Pangkalan Kuras mencapai 795 ekor dosis pertama dan 685 ekor diantaranya sudah booster.

Kecamatan Pangkalan Lesung ada 400 sapi yang divaksin dosis pertama dan booster.

Sedangkan di Kecamatan Langgam 300 sapi divaksin dosis pertama dan 200 diantaranya telah dibooster. Kecamatan Bandar Seikijang ada 300 sapi yang telah menjalani vaksin dosis pertama dan kedua.

Kecamatan Teluk Meranti sebanyak 400 sapi telah menjalani vaksinasi dosis pertama dan booster. Terakhir di Pangkalan Kerinci masih 100 sapi vaksin dosis pertama dan belum ada yang disuntik booster.

"Untuk sapi yang sudah pernah terinfeksi PMK dan sehat, belum prioritas untuk divaksin, karena data tahan tubuhnya sudah terbentuk terhadap virus PMK," beber Drh Yopan.

Berdasarkan data milik Disbunak, total ternak yang terserang PMK sebanyak 401 ekor telah menyebar di enam kecamatan dan 58 peternak yang terdampak.

Yakni Kecamatan Bandar Petalangan, Ukui, Kerumutan, Pangkalan Kuras, Kecamatan Pangkalan Kerinci, dan Pangkalan Lesung.

Sebanyak 379 ekor diantaranya telah dinyatakan sembuh. Sedangkan 2 ekor sapi mati akibat virus tersebut dan 4 ekor lainnya dipotong secara paksa oleh pemiliknya setelah tertular.

Berarti tinggal 16 ekor sapi yang belum sembuh sampai saat ini dan masih dalam penanganan tim yang telah dibentuk Disbunak di setiap kecamatan.

"Yang belum sembuh sedang dalam penanganan tim dan masyarakat peternak, sembari menjalankan vaksinasi," tandas Yopan. (Tribunpekanbaru.com/Johannes Wowor Tanjung)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved