Breaking News:

Berita Riau

Pegawai Bea Cukai Penembak Haji Permata Diancam Pasal Berlapis, Kejati Riau Tunjuk 5 Jaksa

Tersangka berinisial B. Dia merupakan pegawai di Bea Cukai Tembilahan. Kasus ini sendiri diketahui sudah bergulir hampir dua tahun.

Penulis: Rizky Armanda | Editor: CandraDani
Tribun Pekanbaru/Istimewa
Foto: Pemilik Hotel Oasis Batam Haji Permata 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU-Oknum pegawai Bea Cukai tersangka dalam kasus penembakan terhadap pengusaha ternama asal Batam bernama Jumhan alias Haji Permata, diancam dengan pasal berlapis.

Tersangka adalah pria berinisial BPS. Ia merupakan oknum pegawai dari Bea Cukai Tembilahan, Riau.

Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasipenkum) Kejati Riau, Bambang Heripurwanto mengatakan, pihaknya menerima Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) dari penyidik kepolisian, yaitu pada 5 Agustus 2022 lalu.

"Pasal yang disangkakan yaitu Pasal 338 junto Pasal 351 (2) junto Pasal 352 KUHP," kata Bambang, Kamis (6/10/2022).

Lanjut dia, Kejati Riau telah menunjuk 5 orang jaksa untuk mengikutinya perkembangan penyidikan perkara.

Kelima jaksa itu diantaranya Dohar Nosib Wira Warman, Sunandar Ramono, Fais Ahmed Illovi, Hadi Hardianto Wicaksono dan Zurwandi.

Suasana kedatangan jenazah Haji Permata di Pelabuhan Tanjung Sengkuang Kota Batam. Kedatangan jenazah disambut ratusan anakbuahnya
Suasana kedatangan jenazah Haji Permata di Pelabuhan Tanjung Sengkuang Kota Batam. Kedatangan jenazah disambut ratusan anakbuahnya (TRIBUNBATAM.id/Roni)

Dipaparkan Bambang, Kejati Riau telah menerima pelimpahan berkas perkara tersangka, atau tahap I dari penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Riau, selaku pihak yang menangani perkara, pada 20 September 2022 lalu.

Namun ternyata, berdasarkan hasil penelitian jaksa, berkas tersangka dinyatakan belum lengkap.

Sehingga jaksa menyusun petunjuk untuk kemudian disertakan dengan berkas tersangka, dan dikembalikan ke penyidik guna dilengkapi.

"P-18 diterbitkan tanggal 20 September 2022, sementara untuk P-19 dengan nomor: 371/L.4.4/Eoh.1/10/2022 pada 3 oktober 2022," urai Bambang.

Diberitakan sebelumnya, oknum pegawai Bea Cukai di Riau, ditetapkan tersangka dalam kasus penembakan terhadap pengusaha kenamaan asal Batam, Jumhan atau yang akrab disapa Haji Permata.

Tersangka berinisial B. Dia merupakan pegawai di Bea Cukai Tembilahan.

Penetapan tersangka terhadap B, dilakukan penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Riau, selaku pihak yang menangani kasus ini.

Kasus ini sendiri diketahui sudah bergulir hampir dua tahun, sejak peristiwa penembakan di perairan Indragiri Hilir (Inhil) terjadi.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved