Breaking News:

Diselimuti Nafsu Lama Menduda, Pria Ini Rudapaksa Pelajar SMP di Kebun Sawit

pelaku melakukan aksinya dengan membawa korban ke area kebun sawit. Diwarnai pencekikan kepada korban, korban dicabuli dan disetubuhi oleh pelaku.

Editor: Sesri
tribunpekanbaru
Ilustrasi. pencabulan anak 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Seorang pelajar berusia 15 tahun AA menjadi korban pencabulan disertai kekerasan oleh seorang pria berinisial M alias D (38).

Tindakan tersangka ini diduga karena nafsu sesaat selama lama men duda.

"Tersangkanya sudah duda, mungkin karena terpicu nafsu sesaat," kata KBO Reskrim Polres Bogor Iptu Hafiz Akbar, Rabu (12/10/2022).

Sebelum pencabulan terjadi awalnya Pelaku M, korban AA dan dua saksi lainnya rekan korban tengah berkumpul di pinggir danau atau setu.

"Tersangkanya orang lokal sana dan baru bertemu dengan para saksi dan korban. Tapi para saksi dan korban saling kenal," kata Ipti Hafiz Akbar.

Saat itu dua saksi disuruh pelaku untuk mengisikan bensin untuk motor dan di lokasi tinggal pelaku dan korban berdua.

Saat itu, pelaku melakukan aksinya dengan membawa korban ke area kebun sawit.

Diwarnai pencekikan kepada korban, korban dicabuli dan disetubuhi oleh pelaku.

Baca juga: Usai Beli Test Pack, Siswi di Padang Pariaman Ini Katahuan Sudah Jadi Korban Pencabulan Guru Sendiri

Baca juga: Derita Korban Pencabulan Camat di Pelalawan, Ayah Meninggal Usia Berjuang Lawan Tumor Otak Ganas

"Setelah kejadian itu korban ditinggalkan di setu kemudian menangis dan menceritakan kejadian tersebut (kepada saksi yang kembali habis membeli bensin)," kata Iptu Hafiz Akbar.

Diberitakan sebelumnya, seorang gadis remaja pelajar berinisial AA (15) menjadi korban pencabulan dan persetubuhan yang dilakukan oleh pria berinisial M alias D (38) di Desa Cigudeg, Kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogor.

Kapolres Bogor AKBP Iman Imanuddin menjelaskan bahwa awalnya pelaku, korban dan dua saksi sedang berkumpul di Situ Cigudeg.

Kemudian Tersangka M meminta dua saksi untuk mengisi BBM motornya.

"Setelah rekannya pergi, tersangka mengajak korban dengan cara memaksa. Korban dibawa ke kebun sawit," kaa AKBP Iman Imanuddin dalam jumpa pers di Mako Polres Bogor, Rabu (12/10/2022).

Di kebun sawit, tersangka melakukan kekerasan dengan cara mencekik korban kemudian melalukan persetubuhan.

"Di kebun sawit korban dicekik, dilakukan kekerasan dan terjadi persetubuhan kepada korban oleh si tersangka," kata AKBP Iman Imanuddin.

Dalam perkara ini, Polisi menyita sejumlah barang bukti seperti pakaian korban dan yang lainnya.

Atas perbuatannya, Tersangka M alias D akan dijerat pasal 81 dan atau 82 UU nomor 35 tahun 2014 sebagai mana perubahan atas UU nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak dan atau pasal 4 ayat 1 huruf b dan atau pasal 4 ayat 2 huruf c dan atau pasal 6 huruf c UU nomor 12 tahun 2022 tentang tindak pidana kekerasan seksual.

"Ancaman pidana berdasarkan pasal tersebut, paling singkat 5 tahun dan paling tinggi 15 tahun penjara dan denda paling banyak Rp 5 Miliar," ungkapnya.

( Tribunpekanbaru.com / TribunnewsBogor.com)

Sumber: Tribun Bogor
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved