Breaking News:

Tilang Manual Ditiadakan

BREAKING NEWS: Polantas di Pekanbaru Tak Lagi Lakukan Tilang Manual kepada Pengendara

Polantas di Pekanbaru, kini sudah tidak lagi melakukan penegakan hukum secara tilang manual kepada pengendara yang melanggar lalu lintas.

Penulis: Rizky Armanda | Editor: Ariestia
Tribun Pekanbaru/Doddy Vladimir
Polantas di Pekanbaru, kini sudah tidak lagi melakukan penegakan hukum secara tilang manual kepada pengendara yang melanggar lalu lintas. FOTO: Sejumlah kendaraan bermotor melintasi kamera E-TLE (Electronic Traffic Law Enforcement) di Jalan Imam Munandar, Pekanbaru, Selasa (23/3/2021). (www.tribunpekanbaru.com/Doddy Vladimir) 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Petugas polisi lalu lintas (Polantas) di Pekanbaru, kini sudah tidak lagi melakukan penegakan hukum secara tilang manual kepada pengendara yang melanggar lalu lintas.

Hal ini diungkapkan Kepala Satuan (Kasat) Lantas Polresta Pekanbaru, Kompol Angga Wahyu Prihantoro saat dikonfirmasi tribunpekanbaru.com, Senin (24/10/2022).

Dipaparkan Angga, peniadaan tilang manual ini, sesuai dengan arahan Kapolri, Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Dimana Kapolri, telah mengeluarkan surat telegram, dengan nomor: ST/2264/X/HUM.3.4.5./2022, per tanggal 18 Oktober 2022 yang isinya menginstruksikan penindakan Korlantas pada pelanggar lalu lintas tidak menggunakan tindak tilang manual.

Maka dari itu dipaparkan Angga, penegakan hukum bagi pelanggaran lalu lintas, kini hanya menggunakan sistem Elektronik Traffic Law Enforcement (ETLE), atau tilang elektronik.

ETLE ini, terbagi menjadi dua jenis. Pertama, lewat kamera ETLE yang terpasang di titik tertentu.

Untuk di Pekanbaru, ada 4 titik tempat keberadaan kamera ETLE.

Diantaranya di Jalan Jenderal Sudirman depan RS Bhayangkara Polda Riau, di Simpang Jalan Harapan Raya - Jenderal Sudirman (bawah flyover).

Lalu di Simpang Jalan HR Subrantas - Jalan SM Amin, serta di Jalan Nangka Simpang Mal SKA.

Kedua, ETLE juga dilakukan dengan kamera yang dibawa secara mobile oleh petugas Polantas.

"Betul ( tilang manual sudah tidak ada lagi), sesuai arahan pimpinan. Penindakan penegakan hukum melalui ETLE," kata Angga.

Lanjut dia, peniadaan tilang manual ini sudah berlaku sejak dikeluarkan petunjuk dan arahan (Jukrah) pimpinan.

Disinggung bagaimana jika pelanggaran didapati di luar jangkauan ETLE, Angga menyebut, hal itu tetap menjadi atensi petugas.

"Lebih pada pemberian himbauan dan teguran kepada masyarakat," ucap Angga.

Kasat Lantas mengimbau, meski tidak ada lagi tilang manual, masyarakat hendaknya tetap tertib dan mematuhi aturan berkendara.

Karena bukan berarti dengan tidak adanya tilang manual, masyarakat bisa seenaknya di jalanan dan melakukan pelanggaran.

“Tetap patuhi aturan tertib berkendara dan keselamatan antar penguna kendaraan di jalan,” pungkas Angga.(Tribunpekanbaru.com/Rizky Armanda)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved