Breaking News:

Tersandung Kasus Dugaan Korupsi Rp 18,3 Triliun, Eks Mendag RI M Lutfi Terbang ke Jerman

Namanya terseret dalam kasus yang merugikan negara sebesar Rp 18,3 triliun. Namun, M Lutfi memilih pergi ke Jerman bersama istrinya.

KOMPAS.com/Isna Rifka Sri Rahayu
Tersandung Kasus Dugaan Korupsi Rp 18,3 Triliun, Eks Mendag RI M Lutfi Terbang ke Jerman 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Hingga saat ini, eks Menteri Perdagangan ( Mendag) M Lutfi masih mangkir dari panggilan pemeriksaan saksi di sidang kasus dugaan korupsi persetujuan ekspor (PE) Crude Palm Oil ( CPO).

Jaksa Penuntut Umum (JPU) menjadwalkan Lutfi untuk dimintai keterangan di muka sidang pada Selasa (25/10/2022).

Namun Lutfi tidak menanggapi panggilan jaksa.

Tercatat, eks Mendag itu sudah tiga kali mangkir.

Namanya terseret dalam kasus yang merugikan negara sebesar Rp 18,3 triliun.

Namun, M Lutfi memilih pergi ke Jerman bersama istrinya.

"Kami sudah (melakukan) permintaan data terkait lintas kepergian yang bersangkutan. Namun, belum ada informasi dari Imigrasi," kata Yamin di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta Pusat, sebagaimana dikutip dari Harian Kompas.

Pada sidang Selasa, kemarin, sedianya Lutfi diperiksa bersama Deputi Bidang Koordinasi Pangan dan Agribisnis Kementerian Koordinator bidang Perekonomian, Musdhalifah Machmud.

Kemudian, Ketua Umum Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) Sudayono; dan Kepala Subdirektorat Ekspor Direktorat Teknis Kepabeanan Dirjen Bea dan Cukai, Vita Budhi Sulistyo.

Yamin mengaku, ia mendapatkan informasi dari pengacara Lutfi bahwa kliennya sedang menemai istrinya di Jerman.

“Istrinya sedang sakit kanker. Jadi kemarin ada penetapan dari majelis hakim, tapi kami memang belum berhasil menghadirkan saksi tersebut,” ujar Yamin, sebagaimana dikutip dari Antara.

Diketahui, jaksa juga telah memanggil Lutfi untuk dimintai keterangannya pada Selasa (18/10/2022) dan Selasa (11/10/2022) lalu.

Namun, Lutfi mangkir dari panggilan tersebut. Sebagaimana diketahui, kasus korupsi persetujuan ekspor ini menyeret bawahan Lutfi, mantan Direktur Jenderal Perdagangan Lar Negeri (Dirjen Daglu) Indra Sari Wisnu Wardhana ke jeruji besi.

Kemudian, anggota tim asistensi Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Weibinanto Halimdjati alias Lin Che Wei.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved