Rabu, 22 April 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Sidang Ferdy Sambo: Susi dengar Suara Rintihan Putri Candrawathi, 'Suaranya Kencang'

Susi mengaku mendengar Putri Candrawathi menangis saat berada di lantai 2 rumah Magelang.

Akun YouTube Kompas TV
Susi, ART Putri Candrawathi dan Ferdy Sambo terdiam saat ditanya siapa ibu dari anak terakhir Ferdy Sambo di sidang pembunuhan Brigadir J di PN Jakarta Selatan, Senin (31/10/2022). 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Update Sidang Ferdy Sambo hari ini di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (31/10/2022).

Susi merupalam Asisten rumah tangga (ART) Ferdy Sambo.

Kali ini, Dia bersaksi dalam sidang terdakwa Bharada Richard Eliezer atau Bharada E.

Pada Sidang Ferdy Sambo ini, Susi, mengaku sempat mendengar Putri Candrawathi menangis di Magelang, Jawa Tengah.

Susi mengaku mendengar Putri Candrawathi menangis saat berada di lantai 2 rumah Magelang.

"Saya duduk di depan pintu kaca lantai 2 dekat kamar ibu (Putri Candrawathi)."

"Saya duduk di sana, tapi saya dengar ibu menangis," ujarnya di persidangan, Senin, dilansir YouTube Kompas TV.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) lalu menanyakan apakah suara tangisan Putri Candrawathi itu terdengar keras.

"Apakah ibu menangisnya kencang?" tanya jaksa.

"Siap, ibu menangis. (Suaranya) kencang, saya dengar," jawab Susi.

Mendengar jawaban Susi, JPU mencoba mengklarifikasi apakah ART Ferdy Sambo itu bisa membedakan suara tangisan dengan suara lain.

Susi pun menegaskan, dirinya secara jelas mendengar suara Putri Candrawathi tengah menangis.

"Saya mendengar jelas ibu nangis," ungkap dia.

Meski mendengar suara tangisan Putri Candrawathi, tapi Susi tidak sempat bertanya kenapa istri Ferdy Sambo itu menangis.

Susi Sebut Putri Candrawathi Jatuh di Kamar Mandi

Sebelumnya, Susi menyebut ada insiden Putri Candrawathi terjatuh di lantai dua tepatnya di kamar mandi rumah Magelang pada 7 Juli 2022.

"Ibu jatuh di kamar mandi lantai 2," ungkap Susi saat memberikan keterangan dalam sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin, dilansir Tribunnews.com.

Susi mengaku pertama kali mengetahui Putri Candrawathi terjatuh di kamar mandi lantai dua dari terdakwa Kuat Maruf.

"Saya enggak tahu saya suruh ngecek ibu ke atas saya nemuin ibu sudah tergeletak di kamar mandi."

"Jamnya malam abis Magrib," beber Susi.

Namun, Susi mengaku tidak mengetahui alasan Kuat Maruf memintanya untuk menemui Putri Candrawathi di lantai dua.

"Saya buru-buru naik ibu tergeletak badan dingin, kaki dingin."

"Sambil meluk ibu sambil tergeletak saya panik dan nangis," terang Susi.

Bharada E Bela Brigadir J

Sementara itu, Bharada E menegaskan pernyataan Susi soal adanya dugaan pelecehan seksual di rumah Ferdy Sambo di Magelang pada 4 Juli 2022, tidak benar.

Sebab, Bharada E juga berada di rumah Magelang tersebut.

"Keterangan saksi banyak yang bohongnya."

"Untuk tanggal 4 (Juli) waktu yang katanya ada pelecehan," ungkapnya dalam persidangan di PN Jakarta Selatan, Senin, seperti diberitakan Tribunnews.com.

Menurut Bharada E, insiden pelecehan seksual yang dimaksudkan yakni saat Brigadir J disebut mengangkat Putri Candrawathi.

Padahal, kata dia, rekannya itu tidak sempat mengangkat Putri Candrawathi.

"Saya melihat, (Brigadir J) baru mau mengangkat," imbuhnya.

Diketahui, dalam perkara ini, JPU mendakwa Ferdy Sambo, Putri Candrawathi, Bharada E, Ricky Rizal, dan Kuat Maruf, secara bersama-sama terlibat perkara pembunuhan berencana terhadap Brigadir J.

Penembakan terhadap Brigadir J diketahui dilakukan di rumah dinas Kompleks Polri Duren Tiga No 46, Jakarta Selatan pada 8 Juli 2022.

Atas perbuatannya, kelima terdakwa didakwa sebagaimana terancam Pasal 340 subsider Pasal 338 KUHP juncto Pasal 55 KUHP yang menjerat dengan hukuman maksimal mencapai hukuman mati.

Sedangkan, Ferdy Sambo turut didakwa secara kumulatif atas perkara dugaan Obstruction of Justice karena menghilangkan jejak pembunuhan berencana.

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved