Breaking News:

Perang Rusia vs Ukraina

Menakutkan , Kurang dari 10 Menit Rudal Rusia Sudah Hancurkan Kota London

Ini jadi kabar yang mengerikan bagi warga Kota London , Inggris . Hanya dalam waktu 9 menit saja rudal Rusia bisa sampai ke London

Editor: Budi Rahmat
AFP
Mengerikan . Nuklir Rusia bisa menghantam London kurang dari 10 menit 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Ini menjadi kabar yang mengejutkan dan juga mengerikan .

Bagaimana senjata nuklir Rusia disebut bisa sampai ke London hanya dalam waktu sembilan menit saja .

Tentu saja hal itu meninggalkan kegelisahan bagi warga Kota London .

Baca juga: Bukti Inggris dan AS yang Memancing Perang Nuklir , Rusia Siaga Lakukan Perlawanan

Bagaimana nuklir Rusia dnegan begitu cepatnya bisa menghantam London hanya dalam waktu kurang dari 10 menit .

Dalam laporan Mirror, sebuah hulu ledak nuklir Rusia bisa menghantam London hanya sembilan menit setelah peluncuran, seorang presenter televisi mengklaim.

Vladimir Solovyov telah membahas kemampuan mengerikan dari rudal hipersonik Kinzhal yang diluncurkan dari udara.

Selama pembicaraan dia mengatakan kecepatannya yang sangat besar berarti akan mencapai Inggris dalam waktu kurang dari sepuluh menit - ketika itu akan menjadi "selamat tinggal London".

Obrolan itu dibagikan di Twitter , menurut Daily Star .

Baca juga: Vladimir Putin Pantau Langsung Latihan Penembakan Rudal Nuklir Rusia yang Digelar dari Tiga Matra

Dia berkata: “Semua orang di sana menjadi histeris hari ini karena bisa sampai ke London dari Belarus dalam sembilan menit.

“Rudal Killjoy juga dikenal sebagai Kinzhal memiliki jangkauan lebih dari 2.000 km dan dapat mencapai kecepatan 12 kali kecepatan suara, sembilan menit dan 'halo London!' atau lebih tepatnya 'halo dan selamat tinggal London!'"

Mampu membawa hulu ledak nuklir, Kh-47M2 Kinzhal diklaim oleh Proyek Pertahanan Rudal memiliki jangkauan 2.000 km.

Itu diresmikan oleh Kremlin pada 2018.

ika Valadimir Putin memutuskan untuk menembakkan rudal yang dipersenjatai dengan perangkat termonuklir di dalamnya, dia akan berharap itu berjalan lebih baik daripada pada bulan September ketika salah satu dari mereka jatuh .

Para pemimpin militer Rusia dibiarkan berwajah merah ketika rekaman muncul untuk menunjukkan sisa-sisa pembakaran rudal yang dijuluki "belati" ketika jatuh di atas Stavropol Krai, di wilayah Kaukasus Utara Rusia, pada hari Rabu

Baca juga: NATO Respon Ancaman Nuklir Rusia, Tak Segan-segan Kirim Pasukan ke Ukraina

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved