Breaking News:

Hubungan Diisukan Retak, Surya Paloh Curiga Ada Pihak yang Coba Framing Benturkan Jokowi-NasDem

Surya Paloh pun menilai ada pihak yang mencoba melakukan framing bahwa Jokowi tak suka dengan Partai NasDem.

Editor: Sesri
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Ketua Umum Partai Nasional Demokrat (Nasdem) Surya Paloh bersama Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat pengumuman deklarasi Calon Presiden 2024 dari Partai Nasdem di Nasdem Tower, Jakarta, Senin (3/10/2022). Partai Nasdem resmi mendeklarasikan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sebagai calon presiden (capres) yang akan diusung pada Pilpres 2024. Kata Surya Paloh soal NasDem deklarasikan Anies Baswedan lebih cepat 1 bulan 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Pasca mengumumkan mengusung mantan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, sebagai capres 2024 hubungan Partai Nasdem dan Presiden Jokowi dikabarkan renggang.

Tidak hanya diisukan hubungan retak, Partai NasDem bahkan disebut sudah bukan lagi menjadi barisan koalisi pemerintahan Jokowi.

Hal tersebut disampaikan Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh, dalam acara HUT NasDem ke-11 di JCC, Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (11/11/2022).

"Ada yang menyatakan pada saya apa hubungan Bung Surya ini sudah retak dengan Presiden Jokowi?"

"Apa memang NasDem itu sudah bukan lagi koalisinya partai pemerintah?" tutur Surya Paloh, Jumat (11/11/2022), dikutip dari youTube MetrotvNews.

Surya Paloh pun menilai ada pihak yang mencoba melakukan framing bahwa Jokowi tak suka dengan Partai NasDem.

Ia curiga ada pihak yang secara sistematik ingin membenturkan dan merusak hubungan antara partainya dengan Jokowi.

"Jadi kalau ada yang mencoba mengusik mem-frame kita moh tidak mau) Jokowi itu moh pada NasDem itulah frame yang dilakukan, Jokowi itu tidak suka pada NasDem," kata Surya Paloh.

Baca juga: NasDem Riau Gelar Lomba TikTok Anies Presidenku, Ini Persyaratannya

Baca juga: Relawan Jarnas Anies Baswedan Riau Silaturrahmi dengan Nasdem dan RW

"Itu pasti menurut saya upaya-upaya yang dilakukan secara sistemik dan sengaja untuk merusak hubungan yang sudah terjaga sedemikian rupa," lanjutnya.

Surya Paloh menegaskan dari perspektif partainya, NasDem sampai hari ini masih berada di dalam koalisi pemerintahan Jokowi.

"Dari prespektif NasDem sampai hari ini kita masih yakin berada di dalam koalisi pemerintahan di bawah kepemimpinan Presiden Jokowi," kata Surya Paloh.

Namun ia menekankan, NasDem akan pergi jika Jokowi tidak lagi membutuhkan partainya.

"Lain halnya kalau memang sungguh-sungguh sahabatnya NasDem Presiden Jokowi yang menyatakan 'selamat tinggal NasDem, saya tidak butuh Anda'."

"Itu lain halnya kalau itu yang dikatakan oleh Presiden Joko Widodo," kata Surya Paloh.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved