Breaking News:

Perilaku Tak Biasa Sang Anak Sebelum Satu Keluarga Ditemukan Tewas, Pernah Jalan Kaki Diikat Plastik

Tetangga mengungkapkan pernah melihat korban DF melakukan hal tak lazim sebelum ia dan keluarganya ditemukan tewas.

Editor: Sesri
ISTIMEWA
Dua Petugas berseragam Hazmat berada di kamar rumah satu keluarga yang tewas di Perumahan Citra Garden Satu Extension, Kalideres, Jakarta Barat pada Sabtu (12/11/2022). 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Penyebab satu keluarga tewas di Kalideres Perumahan Citra Garden Jakarta Barat  masih menjadi teka-teki.

Satu keluarga yang terdiri dari ayah, ibu, ipar, dan anak ditemukan tewas mengering di dalam rumahnya.

Diketahui, empat mayat tersebut terdiri dari dua laki-laki dan satu perempuan. Masing-masing berinisial RG (71), RM (68), DF (42), dan BG (68).

Tetangga mengungkapkan pernah melihat korban DF melakukan hal tak lazim sebelum ia dan keluarganya ditemukan tewas.

Tio (58) mengungkapkan sejumlah keanehan ditemukan dalam kebiasaan keluarga yang tewas di Kalideres.

Kepada Wartakotalive.com, Tio menjelaskan pernah mendapati sang anak berjalan dengan kaki yang diikat menggunakan plastik hitam. Saat ditanyai mengapa diikat, tak ada jawaban yang dilontarkannya.

Peristiwa anak pemilik rumah yang keluar dengan kaki diikat kantong plastik hitam sudah terjadi sekira dua hingga tiga bulan lalu.

"Kurang lebih dua atau tiga bulan lalu, saya pernah ketemu dia (Dian) juga, tapi kakinya diikat pakai plastik hitam, saya tanya 'kaki kenapa?', dia tidak menjawab," ujar Tio.

Tio juga menceritakan, penghuni lama yang tinggal di seberang rumah korban, mengaku pernah melihat ada kotak susu bayi di tempat sampah rumahnya.

Tio, saat itu diminta untuk mengecek apakah keluarga tersebut memiliki bayi atau tidak.

Namun, kata Tio, ia tak melihat ada kotak susu yang dimaksud. Namun ia bersaksi melihat ada semacam jemuran di belakang rumahnya.

Baca juga: Satu Keluarga Tewas Kelaparan, Pengamat Singgung Adanya Keyakinan Ini

Baca juga: Satu Keluarga Tewas Kelaparan, Pengamat Singgung Adanya Keyakinan Ini

"Dulu penghuni lama sebelah rumah Pak RT bilang, 'lihat tuh ada kotak susu bayi, kamu sebelahan masa gatau'. Lalu, dia minta saya mengecek 'tengok ada bayi tidak?'," ujarnya memeragakan.

"Saya naik ke atas loteng, enggak ada bayi tapi ada jemuran. Tidak ada suara bayi dan enggak ada jemur baju bayi," lanjut Tio.

Hingga kini, Tio mengaku masih kaget dengan adanya kejadian tersebut. Pasalnya ia mengira, seluruh keluarga tersebut sudah pindah, hanya sisa sang anak saja.

Halaman
123
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved