Breaking News:

Reaksi PM Inggris Rishi Sunak Atas Mangkirnya Vladimir Putin di KTT G20

Berikut reaksi Perdana Menteri Inggris , Rishi Sunak atas mangkirnya Presiden Rusia yakni Vladimir Putin di KTT G20 di Bali, Indonesia

Penulis: pitos punjadi | Editor: Nolpitos Hendri
AFP
Reaksi PM Inggris Rishi Sunak Atas Mangkirnya Vladimir Putin di KTT G20. Foto: Presiden Rusia Vladimir Putin 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Berikut reaksi Perdana Menteri Inggris , Rishi Sunak atas mangkirnya Presiden Rusia yakni Vladimir Putin di KTT G20 di Bali, Indonesia.

Perdana Menteri Inggris , Rishi Sunak telah mengatakan kepada G20 bahwa Presiden Rusia , Vladimir Putin  seharusnya sudah siap menghadapi para pemimpin dunia di KTT.

Dilansir dari Guardian, menurut Perdana Menteri Inggris , Rishi Sunak , Vladimir Putin seharusnya datang karena keputusan Rusia meninggalkan Ukraina akan membuat satu-satunya perbedaan terbesar untuk urusan dunia.

Pada sesi pembukaan KTT, yang dihadiri oleh menteri luar negeri Rusia, Sergei Lavrov, Perdana Menteri Inggris Rishi Sunak menggunakan pidatonya untuk mengutuk invasi Ukraina dan penargetan warga sipil.

Rishi Sunak juga memperingatkan para pemimpin dunia tentang ancaman yang ditimbulkannya terhadap tatanan internasional.

Perdana Menteri Inggris Rishi Sunak
Perdana Menteri Inggris Rishi Sunak (REUTERS via BBC INDONESIA)

“Satu orang memiliki kekuatan untuk mengubah semua ini,” kata Rishi Sunak dalam pertemuan itu, yang juga disampaikan oleh presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky.

Rusia berusaha menghindari isolasi G20 karena China dan India menjauhkan diri.

“Perlu dicatat bahwa Putin tidak merasa dapat bergabung dengan kami di sini.

Mungkin jika dia punya, kita bisa melanjutkan menyelesaikan masalah," ujarnya.

“Karena satu-satunya perbedaan terbesar yang bisa dibuat siapa pun adalah agar Rusia keluar dari Ukraina dan mengakhiri perang biadab ini,” tambahnya.

Dalam pernyataan terselubung tentang negara-negara yang tetap netral dalam konflik, termasuk China dan India, Rishi Sunak mengatakan bahwa semua negara berada dalam bahaya yang lebih besar karena preseden yang telah ditetapkan.

“Invasi ilegal Rusia ke Ukraina memiliki implikasi mendalam bagi kita semua, karena telah merusak prinsip-prinsip dasar kedaulatan dan integritas teritorial,” kata Rishi Sunak .

“Kita semua bergantung pada prinsip-prinsip ini.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy
Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy (AFP)

Mereka adalah dasar dari tatanan internasional.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved