Breaking News:

Kembali Terjadi! Oknum Polisi Dilaporkan Cabuli Istri Tersangka Narkoba

Oknum anggota polisi itu sering menghubungi istri tersangka Narkoba. Lama kelamaan, oknum anggota Polri itu malah mencabuli istri tersangka

Kolase Handover/Istimewa
Ilustrasi Oknum polisi di Polda Babel cabuli dan peras istri tersangka Narkoba 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Banyaknya oknum polisi jahat di tubuh Polri membuat institusi tersebut kembali tercoreng. 

Tahun 2021 lalu, masih segar diingatan publik bagaimana oknum polisi di Polsek Kutalimbaru, Deli Serdang, Sumatera Utara mencabuli istri tersangka narkoba yang baru saja mereka tangkap.

Kini, kasus serupa kembali mencoreng wajah institusi Polri.

Kali ini kasus yang sama itu terjadi di Bangka Belitung. 

Seorang wanita berinisial DA mengaku dicabuli oleh seorang oknum polisi anggota tim penyidik di Direktorat Reserse Narkoba Polda berinisial IA.

Selain dicabuli berulangkali, DA pun mengaku tabungan Rp 40 juta miliknya dihabiskan oleh IA.

DA menuruti semua permintaan IA karena anggota Polri itu mengiming-imingi hukuman ringan terhadap AR, suaminya. 

Kepala Bidang Humas Polda Bangka Belitung, Kombes Maladi mengatakan, proses hukum hingga kini masih berjalan.

Kini IA telah dinonaktifkan dan ditahan di tempat khusus.

"Jadi, kami tegaskan di sini, bahwa akan memberikan sanksi yang terberat terhadap anggota Polda Babel yang melakukan pelanggaran, apalagi jika terbukti ini menyangkut pidana umum," kata Maladi dalam keterangan tertulisnya, Jumat (18/11/22).

Menurut Maladi, kepolisian sudah melakukan pemeriksaan terhadap oknum anggota yang disebut-sebut melakukan pelanggaran tindak pemerasan dan asusila.

"Anggota tersebut saat ini sudah dilakukan pemeriksaan. Kita yakinkan ini akan diproses sesuai aturan kalau memang nantinya terbukti dari hasil penyelidikan dari Propam," sebut Maladi.

Maladi memastikan, proses hukum yang sedang dijalankan itu merupakan komitmen pimpinan Polri dalam menindaktegas oknum-oknum anggota yang nakal.

"Mau siapa pun, kita akan tindak tegas kalau terbukti bersalah," ujar Maladi.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved