Breaking News:

Sumbangsih Muhammadiyah Untuk Indonesia Bikin Jokowi Takjub

Kontribusi Muhammadiyah ke negara sangat dirasakan oleh seluruh rakyat Indonesia, hingga saat ini Oramas Islam itu masih memberikan kontribusinya

Youtube
Sumbangsih Muhammadiyah Untuk Indonesia Bikin Jokowi Takjub 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Presiden Joko Widodo takjub dengan sumbangsih Muhammadiyah untuk Indonesia sejak dulu hingga saat ini. 

Bahkan sebelum Indonesia Meredeka, Muhammadiyah telah banyak berkontribusi kepada bangsa dan negara dalam bidang pendidikan.

Upaya Muhammdiyah melakukan perjuangan melalui pendidikan itu menetaskan generasi muda yang kritis terhadap pemerintahan kolonial Belanda.

Kritikan kaum terpelajar dari Muhammadiyah itu mempengaruhi pengambilan kebijakan pemerintah Kolonial Belanda.

Hingga saat ini, Muhammadiyah masih berkontribusi terhadap negara. 

Hal itu dibuktikan dengan dibangunnya 170 perguruan tinggi, 1.364 SMA/sederajat, 1.826 SMP, 2.817 SD, 20.233 TK, PAUD, dan kelompok bermain, serta 440 pondok pesantren yang dinaungi Muhammadiyah dan Aisyiyah, perserikatan wanita Muhammadiyah.

Hal itu tentunya membuat Jokowi takjub hingga Presiden Jokowi harus segera pulang ke Indonesia dari Thailand untuk menghadiri Muktamar ke-48 Muhammadiyah di Stadion Manahan, Solo, Sabtu (19/11/2022).

"Dengan dukungan keluarga besar Muhamamdiyah dan Aisyiyah, Indonesia bisa menjadi titik terang di tengah dunia yang muram. Indonesia laksana sang surya yang menerangi dunia," kata Jokowi, dikutip dari tayangan kanal YouTube Sekretariat Presiden.

Jokowi mengungkapkan, Muhammadiyah dan Aisyiyah mempunyai peran dalam menangani pandemi Covid-19 dengan menggerakkan lebih dari 120 rumah sakit dan 235 klinik kesehatan milik Muhammadiyah yang mengedukasi, mengobati, dan memberikan vaksin kepada masyarakat.

"Melalui lembaga pendidikan ini, saya mengharapkan peran sentral Bapak Ibu sekalian untuk terus menyebarkan Islam yang berkemajuan, Islam yang penuh dengan nilai-nilai toleransi," kata Jokowi.

"Islam yang menjaga persatuan, Islam yang menjaga persaudaraan dan perdamaian, sesuai dengan ajaran Islam sebagai rahmat bagi seluruh alam," imbuh dia.

Dalam sambutannya, Jokowi juga mengaku merasa terhormat dapat hadir dan bersilaturahmi dengan para kader Muhammadiyah dan Aisyiyah dalam pembukaan muktamar hari ini.

Ia menyebutkan, karena rasa hormatnya kepada Muhammadiyah dan Aisyiyah, ia memilih pulang lebih dulu dari Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) APEC di Bangkok, Thailand, yang semestinya baru selesai pada Sabtu sore.

"Karena hormat saya, respek saya, terhadap undangan dari PP MUhammadiyah dan PP Aisyiyah, maka saya pulang duluan, mendahului pemimpin-pemimpin yang lain supaya bisa berjumpa dengan Bapak Ibu semuanya," kata Jokowi.

(*)

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved