Breaking News:

Rusia Disebut Kehabisan Amunisi, Tembakkan Rudal Tua yang Sudah "Melempem"

Rudal yang ditembakan pasukan Rusia itu diproduksi pada tahun 1980-an. Diduga rudal itu tidak meledak karena terlalu tua

istimewa
rudal jelajah X-55 yang ditembak jatuh di Ukraina tak meledak saat ditembakan 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Rusia disebut telah kehabisan amunisinya untuk menyerang Ukraina sehingga rudal tua pun ditembakan.

Hal tersebut disampaikan Kementerian Pertahanan Inggris melalui pembaruan informasi intelijennya di Twitter, Sabtu (26/11/2022).

Kementerian Pertahanan Inggris mendapat bukti jika Rusia mulai kehabisan amunisi setelah memeriksa bukti dari gambar rudal jelajah X-55 yang ditembak jatuh di Ukraina.

Amerika Serikat menamai rudal jelajah tersebut sebagai AS-15 Kent

Rudal tersebut dirancang pada 1980-an sebagai sistem pengiriman nuklir.

Saat ini rudal tersebut hanya sebagai pajangan di museum militer di sejumlah negara-negara Barat.

Kementerian Pertahanan Inggris mengatakan, hulu ledak nuklir dari rudal tersebut tidak meledak.

Diduga kuat, hulu ledaknya tidak bekerja karena sudah terlalu tua.

Kementerian tersebut menduga, Kremlin meluncurkan rudal tua mereka untuk mengelabui sistem rudal pertahanan udara Ukraina.

“Meskipun sistem seperti itu masih akan menghasilkan beberapa kerusakan melalui energi kinetik rudal dan bahan bakar yang tidak terpakai, itu tidak mungkin mencapai efek yang dapat diandalkan terhadap target yang dituju,” kata Kementerian Pertahanan Inggris.

“Apa pun maksud Rusia, improvisasi ini menyoroti tingkat penipisan stok rudal jarak jauh Rusia,” sambung Kementerian Pertahanan Inggris.

Sejak Rusia menghantam infrastuktur energi Ukraina, Kyiv secara bertahap memulihkan listrik, dibantu oleh tersambungnya lagi empat pembangkit listrik tenaga nuklir di negara itu.

Akan tetapi, jutaan orang di Ukraina masih hidup tanpa pemanas atau listrik akibat serangan-serangan jarak jauh Rusia.

( * )

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved