Breaking News:

Tembakkan Rudal Balistik antar Benua, Kim Jong Un: Korut Ingin Punya Senjata Nuklir Terkuat di Dunia

Korea Utara menyatakan ingin punya senjata nulir tkuat di dunia . Hal itu sejalan dengan pelepasan rudal antar benua yang bikin heboh

Editor: Budi Rahmat
AFP
Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Korea Utara secara terbuka dan tegas menyatakan negaranya siap memiliki senjata nuklir paling kuat di dunia .

Ketegasan tersebut sejalan dengan ujicoba tembakan rudal yang dilakukan Korut .

Itu yang membuat Amerika Serikat risih dan melaporkannya ke PBB . Laporan AS tersebut langsung mendapat respon dari Korut .

Baca juga: Orang Kuat Kedua di Korut Ancam akan Terjadi Krisis Keamanan yang Fatal Jika AS Terus Desak PBB

Ancaman stabilitas keamanan global akan terganggu selama AS terus melakukan intervensi pada PBB terkait dengan rudal yang ditembakkan Korut

Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un mengatakan negaranya berniat untuk memiliki kekuatan nuklir paling kuat di dunia saat ia mempromosikan puluhan perwira militer yang terlibat dalam peluncuran rudal balistik baru-baru ini, media pemerintah melaporkan pada hari Minggu, Reuters melaporkan .

Pengumuman itu muncul setelah Kim memeriksa uji coba Hwasong-17 pada 18 November, rudal balistik antarbenua terbesar Korea Utara, dan berjanji untuk melawan apa yang disebutnya sebagai ancaman nuklir AS.

"Tujuan akhir Korea Utara adalah untuk memiliki kekuatan strategis paling kuat di dunia, kekuatan absolut yang belum pernah terjadi sebelumnya di abad ini," kata Kim dalam perintah mempromosikan para perwira, menambahkan bahwa membangun kemampuan nuklir negara itu akan melindungi martabat dan kedaulatan negara. negara dan rakyat.

Baca juga: AS Terbangkan Pesawat Pengebom Supersonik di Langit Korsel untuk Intimidasi Korut

Dia menggambarkan Hwasong-17 sebagai "senjata strategis terkuat di dunia" dan mengatakan itu menunjukkan tekad dan kemampuan Korea Utara untuk akhirnya membangun tentara terkuat di dunia.

Mampu mencapai daratan AS, peluncuran Hwasong-17 mendorong Amerika Serikat untuk menyerukan pernyataan presiden Dewan Keamanan PBB untuk meminta pertanggungjawaban Korea Utara atas uji coba misilnya, yang dilarang oleh resolusi Dewan Keamanan.

Komite Tetap Majelis Rakyat Tertinggi Korea Utara menganugerahkan rudal Hwasong-17 gelar "Pahlawan DPRK dan Medali Bintang Emas dan Urutan Kelas 1 Bendera Nasional", kantor berita negara KCNA melaporkan dalam sebuah pernyataan.(*)

( Tribunpekanbaru.com / Budi R )

Baca juga: Tak Ada Negara Lain di Dunia Ini yang bisa Hentikan Korut, Ini yang bikin Musuhnya Ketakutan

Baca juga: Bikin Marah, AS Dinilai Hancurkan Perdamaian Dunia, Korut : Amerika Serikat Harus Membayar Mahal

Baca juga: Kemarin Panik Ada Covid, Korut Bilang Kini Sudah Mereda, Masih Sempat Tembakan Tiga Rudal Balistik

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved