Breaking News:

Berita Riau

Siap-siap, Pemprov Riau Akan Lelang Kendaraan Dinas di Lima OPD Ini

Lima Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau mengusulkan lelang kendaraan dinas.

Penulis: Syaiful Misgio | Editor: Ariestia
TRIBUNPEKANBARU/FERNANDO SIKUMBANG
Lima Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau mengusulkan lelang kendaraan dinas. FOTO ILUSTRASI 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Lima Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau mengusulkan lelang kendaraan dinas.

Usulan tersebut disampaikan oleh OPD terkait ke Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Riau.

Kelima OPD itu diantaranya adaah Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Riau, Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Riau, dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Riau serta Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Petala Bumi dan Bappedalitbang Riau.

"Sampai saat ini yang mengusulkan lelang kendaraan dinas baru lima OPD," kata Kepala BPKAD Provinsi Riau, Indra SE, Selasa (29/11/2022).

Indra mengatakan, pihaknya telah menyurati OPD yang kedua kali ke seluruh OPD agar segera mengusulkan kendaraan dinas yang masa pemakaiannya lebih dari tujuh tahun untuk dilelang. Namun sejauh ini baru lima OPD yang mengusulkan.

"Sudah dua kali kita surati. Mungkin OPD sedang menginventarisir kendaraan mana yang akan diusulkan dilelang," katanya.

Sebelumnya, Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Riau, SF Hariyanto juga mengatakan, lelang kendaraan dilakukan untuk mobil yang masa pemakaian sudah 7-10 tahun keatas.

"Saya sudah minta kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang masih ada kendaraan operasional tahun 2013, 2014 dan 2015 untuk diusulkan di lelang," kata SF Hariyanto.

SF Hariyanto menyampaikan, lelang perlu dilakukan untuk menghemat biaya operasional, sebab perawatan kendaraan dinas semakin lama semakin tinggi dan mahal.

"Kita akan lelang kendaraan yang pemakaiannya sudah lama. Apalagi di Gudang Kopan banyak kendaraan yang harus dilelang, karena semakin lama terletak, maka nilai ekonomisnya juga akan makin turun," katanya.

Sekda mencontohkan, beberapa waktu lalu pihaknya sudah melakukan lelang kendaraan, namun tidak semua kendaraan terjual habis. Sebab ada beberapa yang tidak layak dipakai lagi.

"Seperti kemarin kita kan sudah melelang kendaraan dinas, dari 20-an unit kendaraan yang kita lelang, banyak yang tak laku, karena orang tidak mau beli. Sedangkan kendaraan yang laku menjadi pendapatan daerah," katanya. (*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved