Breaking News:

Etape II Tour de Siak, Pebalap akan Lewati Lintasan Tidak Rata dan Bergelombang

Lintasan etape II Tour de Siak ini akan menyulitkan para pebalap. 62 pebalap akan melewati trek yang tidak rata dan bergelombang.

Penulis: Mayonal Putra | Editor: Sesri
Tribunpekanbaru/mayonal putra
Pebalap BSP Siak Bernard Benjamin Ban Aert mengenakan jersey kuning berada paling depan saat start pada etape II Tour de Siak, Sabtu (3/12/2022) di depan istana Siak. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, SIAK - Etape II Tour De Siak akan berlangsung Sabtu (3/12/2022) dari Siak ke Pekanbaru (finish) sejauh 130 Km.

62 pebalap akan melewati trek yang tidak rata dan bergelombang.

Lintasan etape II Tour De Siak ini akan menyulitkan para pebalap.

Terlebih di ruas jalan nasional, dari KM 11 Koto Gasib -Simpang Perak.

Jalan nasional ini bergelombang, naik turun dan permukaan trek yang tidak rata.

“Sebelumnya jalan sudah ditambal dan dilapisi aspal lagi, untuk sepeda cukuplah, memang tidak sempurna,” kata Race Director Tour De Siak Sondi Sampurno.

Pada etape II ini diikuti oleh 62 pebalap dari 13 tim. Para pebalap memulai race dari depan Istana Siak.

Bendera start dikibar oleh Wakil Bupati Siak Husni Merza.

Baca juga: Pebalap BSP Cycling Team Bernard Benjamin Tercepat, Borong Semua Jersey di Etape I Tour De Siak

Baca juga: Pembukaan Tour De Siak 2022, Ribuan Warga Padati Lapangan Siak Bermadah

Pebalap BSP Siak Bernard Benjamin Van Aert yang mendapatkan yellow jersey berada paling depan di garis start.

Karena sebelumnya pada etape I Bernard finish paling cepat, mendapatkan sprint dan memenangkan semua kategori.

Pada etape II, BSP Siak masih memasang target untuk memenangkan race hingga finish. Namun medannya berbeda dibanding etape I, karena akan melewati tanjakan dan turunan dengan trek yang tidak mulus.

“Kondisi ini menjadi tantangan sendiri bagi pebalap,” kata Sondi.

Para pebalap akan bersaing untuk menjadi sprint terbaik. Tour De Siak mempunyai daya tarik untuk memperebutkan sprint bagi pebalap-pebalap.

“Lintasan di Tour De Siak relatif datar biasanya, maka terkenal dengan persaingan mendapatkan sprint terbaik. Namun pada tahun ini ada lintasan bergelombang sehingga menjadi tantangan tersendiri bagi pebalap,” kata dia.

( Tribunpekanbaru.com / mayonal putra)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved