Breaking News:

Berita Kepulauan Meranti

Keluhkan Perhitungan DBH Migas, Bupati Kepulauan Meranti Berencana Tempuh Jalur Hukum

Bupati Kepulauan Meranti berencana tempuh jalur hukum atas minimnya dana bagi hasil (DBH) migas yang diterima oleh pemerintah daerah setempat.

Penulis: Teddy Tarigan | Editor: Ariestia
foto/net
Bupati Kepulauan Meranti berencana tempuh jalur hukum atas minimnya dana bagi hasil (DBH) migas yang diterima oleh pemerintah daerah setempat. FOTO ILUSTRASI 

TRIBUNPEKANBARU.COM, MERANTI - Bupati Kepulauan Meranti, H Muhammad Adil SH MM, berencana tempuh jalur hukum atas minimnya dana bagi hasil (DBH) migas yang diterima oleh pemerintah daerah setempat.

Rencana tersebut disampaikan Adil ketika dirinya menjadi memenuhi undangan Universitas Gadjah Mada (UGM) sebagai narasumber Talk Seri 2 Program Studi Magister dan Doktor Kepemimpinan dan Inovasi Kebijakan Sekolah Pascasarjana yang berlangsung di Gedung Masri Singarimbun, Jalan Tevesia, Bulaksumur, Sleman, Yogyakarta, kemarin (2/12/2022).

Adil menilai perhitungan penerimaan tersebut tidak sesuai dengan jumlah lifting sebagai daerah penghasil dan daerah perbatasan penghasil, hingga meningkatnya harga minyak dunia.

"Tapi jumlah transfer yang diterima oleh Pemkab Meranti malah berkurang. Produksi naik, harga minyak juga naik, tapi transfer yang kami terima malah berkurang," bebernya.

Menurutnya saat ini penerimaan tidak lebih dari Rp 115 milliar, padahal menurut kalkulasinya berdasarkan indikator terkait harusnya lebih dari Rp 300 milliar.

Menurut Adil langkah itu menjadi bagian dari perjuangannya. Termasuk rencana mereka untuk menempuh jalur hukum lewat judicial review di mahkamah konstitusi (MK).

"Judicial review di MK. Mungkin nanti lewat pertemuan ini ada masukan dari akademisi dan pakar hukum di UGM ini. Kami juga menggandeng UGM melakukan kajian untuk peningkatan PAD di Meranti," pungkasnya. ( Tribunpekanbaru.com/ Teddy Tarigan)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved