Breaking News:

Tiga Desa di Kabupaten Meranti Banjir, Tim Gabungan Lakukan Penanggulangan

Akibat curah hujan yang cukup tinggi di Kabupaten Kepulauan Meranti, sejumlah desa mengalami banjir sejak beberapa hari terakhir.

Penulis: Teddy Tarigan | Editor: Ilham Yafiz
Teddy Tarigan / Tribunpekanbaru.com
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bersama TNI-Polri dan masyarakat melakukan peninjauan banjir di Sungai Dusun Parit Rodi Desa Bina Maju Kecamatan Rangsang Barat, Minggu (4/12/2022). 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Akibat curah hujan yang cukup tinggi di Kabupaten Kepulauan Meranti, sejumlah desa mengalami banjir sejak beberapa hari terakhir.

Untuk mengatasi banjir tersebut, pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah ( BPBD) bersama TNI-Polri dan masyarakat melakukan peninjauan  banjir di Sungai Dusun Parit Rodi Desa Bina Maju Kecamatan Rangsang Barat, Minggu (4/12/2022).

Selain melakukan peninjauan, tim gabungan juga melakukan gotong royong pembersihan di sekitar tempat tersebut.

Kalaksa BPBD Kepulauan Meranti Eko Setiawan menjelaskan gotong royong tersebut dilakukan untuk mengantisipasi banjir di 3 desa yang ada di Kecamatan Rangsang Barat yaitu Desa Mekar Baru', Desa Bina Maju dan Desa SEI Cina.

"Banjir terjadi akibat curah hujan yang sangat tinggi  dengan ketinggian air saat ini di kecamatan Rangsang Barat lebih kurang 40-70 cm," ungkap Eko.

Adapun banjir yang terjadi diterangkan Eko berdampak hampir ke seluruh rumah warga rumah ibadah dan sekolah.

"Sehingga warga tidak dapat beraktivitas sebagaimana mestinya," tuturnya.

Dari pantauan team di lapangan yang dipimpin langsung oleh Plt kalaksa BPBD Meranti, Danramil Babinsa, Bhabinkamtibmas, aparat desa, masyarakat dan anggota Rescue BPBD Meranti banjir semakin diperparah karena sistem drainase dan sungai secara optimal.

Walaupun demikian Eko menjelaskan sembari tim bekerja di lokasi, kondisi banjir mulai mengalami pengurutan saat siang hari.

"Dari pantauan tidak berfungsinya sungai, kanal dan parit yang tersumbat sebagai mana mestinya, walaupun demikian saat tim pantau ke lokasi air sudah mulai surut." Pungkasnya.

Sebagai informasi, sebelumnya pada Jumat (2/12/2022) banjir sempat terjadi di Desa Mekar Baru, Desa Bina Maju  di Kecamatan Rangsang Barat.

Selain itu juga terjadi di Jalan Kartini Ujung, Jalan Imam Bonjol dan Jalan Diponegoro di Kecamatan Tebingtinggi.

Banjir terjadi akibat curah hujan yang sangat tinggi membuat ketinggian air saat ity di kecamatan Rangsang Barat ± 40-70 cm dan di Kecamatan Tebing tinggi ± 10-15 cm.

Di kecamatan Rangsang Barat hampir seluruh rumah warga terdampak banjir termasuk rumah ibadah dan sekolah. Sementara itu Kecamatan Tebingtinggi , warga tidak dapat beraktivitas sebagaimana mestinya, karena jalan dan perkarangan ruko di genangi air.

( Tribunpekanbaru.com / Teddy Tarigan)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved