Breaking News:

Berita Siak

Tour de Sawah Bungaraya Saingi Kemeriahan Tour de Siak

Pelaksanaan balap sepeda Tour de Siak 2022 cukup meriah di depan Istana Siak dan digaris finish jalan Rajakecik Siak.

Penulis: Mayonal Putra | Editor: Ariestia
Istimewa
Bupati Siak Alfedri ikut meriahkan Tour de Sawah menjelang etape I Tour de Siak, Jumat (2/12/2022) di Bungaraya. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, SIAK - Pelaksanaan balap sepeda Tour de Siak 2022 cukup meriah di depan Istana Siak dan digaris finish jalan Rajakecik Siak.

Saat bersamaan juga digelar Tour de Sawah di Kecamatan Bungaraya, yang tak kalah meriah dibanding Tour de Siak.

Lalu apa beda Tour de Siak dengan Tour de Sawah Bungaraya? Tour de Siak adalah ajang balap sepeda profesional yang diikuti oleh 5 negara.

Sedangkan Tour de Sawah adalah sepeda ceria yang diikuti warga setempat. Tujuannya juga ada perbedaan dan sekaligus kesamaan.

Tour de Siak tujuannya untuk memberikan poin kepada atlet, membina atlet, melahirkan atlet progesional dari Siak, serta untuk meningkatkan kunjungan wisata, demi pertumbuhan ekonomi dan lain-lain.

Sedangkan Tour de Sawah tujuannya untuk rekreasi, promosi wisata, meningkatkan ekonomi dan lain-lain.

Menariknya, Tour de Sawah diadakan di hari yang sama dengan Tour de Siak yaitu Jumat (2/12/2022). Tour de Sawah diadakan di kampung Langsat Permai, Kecamatan Bungaraya, Kabupaten Siak.

Peserta yang terdiri dari warga setempat termasuk anak-anak memulai gowes dari di halaman kantor desa dan finish di lokasi agrowisata persawahan.

Bupati Siak Alfedri juga ikut dalam ajang ceria ini. Ia hadir melepas rombongan peserta Tour de Sawah serta ikut gowes di sana. Ia merasa senang dan mengapresiasi dilaksanakannya Tour de Sawah ini. Kegiatan itu dilaksanakan pagi hari sedangkan etape I Tour de Siak dilaksanakan sehabis salat Jumat.

Tour de Sawah ini salah satu cara kita mempromosikan wisata dan juga olahraga tradisional yang harus terus dilestarikan. Hamparan sawat yang kita miliki menjadi modal untuk menarik minat orang berwisata di Bungaraya,” kata Alfedri.

Ia menjelaskan, untuk memancing wisatawan ke Kecamatan Bungaraya harus memiliki event olahraga wisata. Tour de sawah adalah pilihan event yang tepat, karena bersepeda dipadukan dengan pemandangan persawahan yang luas.

“Ini bisa memancing untuk wisatawan agar datang ke Bungaraya,” kata dia.

Alfedri minta Tour de Sawah dijadikan event tahunan di Kecamatan Bungaraya. Ia yakin akan menjadi daya tarik bagi wisatawan.

"Kami terus mendorong dan membantu mempromosikan tempat wisata yang ada di Kabupaten Siak, termasuk iven-iven olahraga tradisional di setiap daerah termasuk Tour de Sawah di Kecamatan Bungaraya ini,”

Usai melepas Tour de Sawah, Alfedri sempat berkeliling di kampung Langsat Permai. Ia melihat berbagai macam budidaya tanaman pangan, seperti cabai, bawang, timun dan lainnya.

"Alhamdulillah di Kampung Langsat Permai, Kecamatan Bungaraya, terdapat bangsal yang berguna untuk mengelola cabai. Alat yang digunakan untuk mengelola cabai tersebut hanya ada 2 di Provinsi Riau, yakni ni Kampung Langsat Permai Kecamatan Bungaraya Kabupaten Siak, dan di Kabupaten Kepulauan Meranti, hanya ada 24 unit se Indonesia,” jelasnya. (tribunpekanbaru.com/mayonal putra)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved