Pacar Open BO Tanpa Izin, Pria ini Bunuh Tamu Kekasih di Hotel
Pemuda yang bernama Bagas Ramadhani Putra (21) itu kesal karena kekasihnya yang berinisila SR (16) dibooking oleh korban.
TRIBUNPEKANBARU.COM - Seorang pemuda tanggung di Kota Palembang nekat membunuh pria hidung belang yang membooking kekasihnya.
Pemuda yang bernama Bagas Ramadhani Putra (21) itu kesal karena kekasihnya yang berinisila SR (16) dibooking oleh korban.
Bagas semakin kesal karena SR tak izin dulu kepada Bagas jika ia ingin open BO.
Selama ini, SR harus mendapatkan izin dari Bagas jika ia ingin Open BO.
Bagas pun kerap menjajakan SR di aplikasi kencan.
Bagas tak sendiri, dalam mnejalankan aksinya itu ia bersama MDP (17).
MN tewas setelah didorong jatuh oleh kedua pelaku dari lantai lima kamar hotel di kawasan Jalan Jenderal Sudirman, Kecamatan Ilir Timur 1 Palembang, pada Jumat (2/12/2022) malam.
Tersangka Bagas mengaku, kejadian itu bermula saat ia memergoki SR (16) yang merupakan kekasihnya telah dibooking oleh korban MN untuk kencan di hotel tersebut dengan tarif Rp 800 ribu.
Selama ini, Bagas dan SR memang menjalani bisnis prostitusi online dengan melayani tamu lewat aplikasi chatting.
“Pacar saya open BO tanpa ngomong. Biasanya dia ngomong mau terima tamu, tapi malam itu tidak ngomong. Saya dan MDP langsung ke hotel,” kata Bagas saat berada di Polsek Ilir Timur 1 Palembang, Selasa (6/12/2022).
Saat datang ke hotel, Bagas sempat mengetuk pintu kamar namun tak ada jawaban.
Ia semakin emosi karena pintu dibuka cukup lama.
Saat SR membuka pintu kamar, pelaku langsung melabrak MN hingga keduanya pun berkelahi.
Namun, Bagas pun kalah dan terjatuh karena tubuh korban lebih besar darinya hingga ia meminta pertolongan MDP.
“MDP waktu itu di luar saya langsung panggil, kami keroyok korban sampai ia terdorong ke dekat jendela. Kemudian kami dorong sampai jatuh,”ujarnya.
Menurut Bagas, ia dan SR telah menjalani asmara selama tiga bulan terakhir.
Akan tetapi, selama menjalin pacaran ia tak memungkiri sering “menjual” SR kepada para pria hidung belang melalui aplikasi chatting.
Uang hasil prostitusi itu pun dibagi antara SR dan dirinya.
“Tapi malam itu dia tidak bilang ke saya, jadi saya kesal,”ucap pemuda ini.
Kapolrestabes Palembang Kombes Pol Mokhamad Ngajib mengatakan, motif penganiayaan itu dikarenakan pelaku Bagas kesal terhadap korban yang telah bercumbu dengan SR tanpa sepengetahuannya.
Hasil pemeriksaan, pengeroyokan terhadap MN dilakukan oleh kedua pelaku di dalam kamar hotel tersebut.
“Korban sebelum di dorong dikeroyok oleh pelaku, lalu didorong dari lantai lima sampai jatuh. Motifnya sakit hati karena pacar pelaku dibooking korban,”ujarnya.
(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/ilustrasi-open-bo-6796.jpg)