Pasukan Rusia Lakukan Serangan Besar-besaran, Ukraina Padam Total
Kepala wilayah Zaporizhzhia pusat, Oleksandr Starukh, mengatakan rudal Rusia pada Senin telah menewaskan dua orang.
TRIBUNPEKANBARU.COM - Pasukan Rusia membombardir Ukraina pada hari Senin (5/12/2022). Serangan itu menyebabkan negara itu mengalami pemadaman listrik besar-besaran.
Kondisi semakin memburuk lantaran Ukraina sedang menghadapi musim dingin yang ekstrem.
Serangan itu merupakan pembalasan Rusia atas serangan pesawat tak berawak yang menyebabkan ledakan di dua lapangan terbang Rusia dan menewaskan tiga tentara.
"Akibat konsekuensi penembakan, rezim penutupan darurat akan diperkenalkan di semua wilayah Ukraina," kata penyedia listrik nasional Ukrenergo di Telegram.
Kepala wilayah Zaporizhzhia pusat, Oleksandr Starukh, mengatakan rudal Rusia pada Senin telah menewaskan dua orang.
Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy mengatakan militer negaranya telah menembak jatuh sebagian besar rudal Rusia yang ditembakkan pada hari sebelumnya, dan para insinyur sudah mulai bekerja untuk memulihkan listrik.
"Orang-orang kami tidak pernah menyerah," kata Zelenskyy dalam pernyataan video di media sosial.
Hampir setengah dari sistem energi Ukraina telah rusak setelah berbulan-bulan serangan sistemik pada infrastruktur listrik.
Orang Ukraina sering dibiarkan dalam cuaca dingin dan gelap selama berjam-jam pada saat suhu di luar ruangan turun di bawah nol.
Petugas mengimbau warga untuk mengisi power bank dan menyiapkan cadangan air.
Kepala HAM PBB Volker Turk, yang tiba Minggu di Ukraina dalam kunjungan empat hari, harus memindahkan pertemuannya dengan para aktivis ke tempat perlindungan bawah tanah di ibu kota Kyiv saat misil menghujani.
( TRIBUNPEKANBARU.COM )
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/serangan-rudal-rusia-ke-ukraina-terus-berlanjut-klaim-hancurkan-lima-gudang-amunisi.jpg)