Breaking News:

Berita Pelalawan

Tak Ada Rumah Terendam dan Air Mulai Surut, Warga Pelalawan Diminta Tetap Waspada Saat Musim Hujan

Beberapa titik genangan air muncul di Kota Pangkalan Kerinci setelah curah hujan terus meningkat dan menyebabkan debit air Sungai Kerinci naik drastis

Penulis: johanes | Editor: CandraDani
Tribunpekanbaru.com/Johannes Wowor Tanjung
Beberapa titik genangan air muncul di Kecamatan Pangkalan Kerinci lantaran luapan air sungai dan curah hujan yang tinggi di Kabupaten Pelalawan, Rabu (7/12/2022). 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PELALAWAN- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pelalawan rutin memantau banjir yang melanda beberapa daerah di Kecamatan Pangkalan Kerinci sejak Rabu (7/12/2022) lalu sampai hari ini, Kamis (8/12/2022).

Beberapa titik genangan air muncul di Kota Pangkalan Kerinci setelah curah hujan terus meningkat dan menyebabkan debit air Sungai Kerinci naik drastis.

Air sungai meluap merendam fasilitas umum termasuk akses jalan hingga pemukiman masyarakat yang berada di dataran rendah.

Berdasarkan pantauan tim BPBD, jumlah genangan air belum berkurang namun ketinggian air mulai turun.

"Sebagian besar mulai surut hari ini dibandingkan kemarin. Ketinggian air berkurang terlihat dari areal yang tergenang kemarin," ungkap Pelaksana tugas (Plt) Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Pelalawan, Musa S.Pd kepada Tribunpekanbaru.com, Kamis (8/12/2022).

Musa menerangkan, titik banjir di SP 6 Desa Makmur Kecamatan Pangkalan Kerinci telah menurun dibanding sebelumnya.

Air yang sempat merendam pemukiman warga dan beberapa rumah terdampak, saat ini berangsur surut.

Demikian dengan titik banjir di sepanjang akses jalan ke Desa Kuala Terusan yang sempat tinggi mulai berkurang.

Sedikitnya ada empat titik genangan air yang terdapat di sepanjang jalan dan tidak bisa dilewati sepeda motor, hanya kendaraan roda empat.

Sejak Rabu (7/12/2022) lalu BPBD mengirimkan personil dan kendaraan roda empat untuk membantu masyarakat menyeberangi banjir.

Termasuk anak siswa-siswi dan guru yang hendak pergi ke sekolah untuk melaksanakan ujian semester.

Lantaran sepeda motor tak bisa lewat, tim BPBD melansir warga menerobos banjir mulai pagi hingga siang sore.

"Kita masih menyeberangkan anak sekolah dan guru di Kuala Terusan. Karena motor belum Isa lewat dari banjir. Supaya mereka bisa ujian di sekolah," tambah Musa.

Musa menyatakan, sampai saat ini belum ada rumah warga yang terdampak banjir akibat luapan air sungai.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved