Senin, 13 April 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Perang Rusia vs Ukraina

AS Perkuat Pertahanan Udara Ukraina Lewat Bantuan Peralatan Perang, Zelensky Ucapkan Terimakasih

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengucapkan terimakasih kepada Joe Biden terkait bantuan peralatan perang yang diberikan

Editor: Budi Rahmat
AFP
AS terus perkuat pertahanan udara Ukraina untuk hadapai Rusia 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Presiden Ukraina , Volodymyr Zelensky melakukan pembicaraan melalui telepon dengan Presiden Amerika serikat , Joe Biden .

Pembicaraan intens tersebut terkait dengan bantuan yang diberikan Amerika Serikat pada Ukraina .

Amerika Serikat tengah intens memperkuat pertahanan udara Ukraina terkait dengan agresi Rusia .

Baca juga: Ukraina Bombardir Melitopol Saat Rusia Hancurkan Odessa

Ukraina akan menerima bantuan terbaru berupa peralatan perang dan ribuan amunisi

Presiden Joe Biden dan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky berbicara pada hari Minggu untuk membahas invasi Rusia dan upaya AS baru-baru ini untuk memperkuat pertahanan udara Ukraina.

Zelensky berterima kasih kepada Biden atas tambahan bantuan keamanan sebesar $275 juta , yang diumumkan Pentagon pada hari Jumat, serta atas dukungan AS yang lebih luas dan "belum pernah terjadi sebelumnya" terhadap kedaulatan Ukraina dalam menghadapi agresi Rusia, menurut sebuah pernyataan yang diterbitkan di situs web Ukraina . Kepresidenan.

Paket yang diumumkan minggu lalu termasuk senjata dan peluru artileri, serta peralatan untuk membantu Ukraina meningkatkan pertahanan udaranya.

Baca juga: Air Mata Paus Fransiskus Soal Ukraina Tak berlaku Bagi Putin

“(Biden) menegaskan kembali komitmen AS untuk terus memberikan Ukraina bantuan keamanan, ekonomi, dan kemanusiaan, meminta pertanggungjawaban Rusia atas kejahatan perang dan kekejamannya, dan membebankan biaya pada Rusia untuk agresinya,” kata Gedung Putih dalam sebuah pernyataan.

Baca juga: Lagi , AS Kirim HIMARS ke Ukraina , Dalam Paket Bantuan Juga Ada Sistem Antri Drone

Zelensky mengatakan "bantuan pertahanan dan keuangan yang belum pernah terjadi sebelumnya" dari AS membantu "tidak hanya untuk berhasil di medan perang," tetapi juga untuk "menjaga stabilitas ekonomi negara kita," menurut pernyataan Ukraina.

Dia mengatakan kepada presiden Amerika bahwa "teror rudal Rusia" telah menyebabkan kehancuran sekitar 50 persen infrastruktur energi Ukraina , sambil berterima kasih kepada AS karena telah mengalokasikan bantuan khusus untuk rekonstruksi sistem energi Ukraina.

Biden juga menyoroti paket $53 juta yang diumumkan akhir bulan lalu untuk mendukung sistem kelistrikan Ukraina karena menghadapi rentetan serangan dari Rusia, menurut pernyataan Gedung Putih.

Ukraina sedang menjelajahi dunia untuk menemukan suku cadang yang kompatibel dan melakukan perbaikan karena moral orang biasa diuji oleh pemadaman listrik yang sering berlangsung lebih dari 12 jam sehari, yang dapat mengirim gelombang lain warga Ukraina ke negara tetangga saat suhu turun ke titik terendah yang ekstrem. .

Baca juga: Ukraina Balas Menyerang, 20 Roket Meluncur ke Wilayah yang Dikuasai Rusia

Zelensky juga membahas rencananya untuk mengadakan KTT Perdamaian Global. Dia mempresentasikan 10 poin rencana perdamaian untuk mengakhiri invasi Rusia dalam pidato video kepada para pemimpin G20 di Bali bulan lalu.

Biden menyambut baik "keterbukaannya terhadap perdamaian yang adil berdasarkan prinsip-prinsip dasar yang diabadikan dalam Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa," kata Gedung Putih, Minggu.

Langkah-langkahnya, seperti yang dijelaskan Zelensky bulan lalu, termasuk jalan menuju keamanan nuklir, keamanan pangan, pengadilan khusus untuk dugaan kejahatan perang Rusia, dan perjanjian perdamaian terakhir dengan Moskow.(*)

( Tribunpekanbaru.com / Budi R )

Baca juga: Air Mata Paus Fransiskus Soal Ukraina Tak berlaku Bagi Putin

Baca juga: Rusia Sebut Krimea Sasaran Empuk Serangan Pasukan Ukraina

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved