Breaking News:

Berita Bengkalis

Lahan Warga Bengkalis Ambruk ke Laut Diterjang Hujan Dua Hari Berturut-turut

Sekitar 100 hektare lahan gambut di pesisir Utara Desa Simpang Ayam, Kecamatan Bengkalis, Kabupaten Bengkalis dilaporkan amblas ke laut

Penulis: Muhammad Natsir | Editor: Nurul Qomariah
Tribunpekanbaru.com/Muhammad Natsir
Lahan warga Desa Simpang Ayam Kabupaten Bengkalis tergerus abrasi hingga ambruk ke laut setelah diterjang hujan dua hari berturut. 

 

TRIBUNPEKANBARU.COM, BENGKALIS - Hujan deras yang melanda Pulau Bengkalis dua hari berturut-turut sejak Sabtu hingga Minggu pagi kemarin kembali menyebabkan abrasi di daratan Pulau Bengkalis.

Kali ini abrasi menghantam pesisir desa Simpang Ayam Kecamatan Bengkalis.

Setidaknya sekitar 100 hektare lahan gambut di pesisir Utara Dusun III RT02 RW06 Desa Simpang Ayam, Kecamatan Bengkalis, Kabupaten Bengkalis dilaporkan amblas ke laut.

Lahan yang amblas sebagian besar perkebunan masyarakat.

Di antaranya kebun nanas, serta perkebunan sawit ambruk diduga akibat gerusan air setelah wilayah tersebut diguyur hujan lebat semalaman.

Amblasnya lahan gambut di wilayah itu sebelumnya juga pernah terjadi, pada tahun lalu.

Sedikitnya meludeskan sekitar tiga hektar pada tahun lalu, sedangkan di bulan Desember 2022 ini merupakan kejadian terparah.

Kondisi lahan gambut mencapai kedalaman sekitar empat-enam meter itu, diperparah dengan hantaman gelombang laut pasang atau abrasi.

Kepala Desa (Kades) Simpang Ayam Mujiono membenarkan adanya peristiwa ratusan hektar lahan milik warganya amblas ke laut itu.

Selain amblas, sebagian lahan mengalami retakan retakan hebat dari permukaan tanah.

"Ratusan hektar lahan amblas ke laut setelah diguyur hujan lebat Sabtu malam dan diperparah dengan hantaman gelombang laut Selat Malaka saat pasang," ungkap Kades Mujiono.

Akibat amblasnya lahan gambut ini perkebunan masyarakat ini tidak dapat dimanfaatkan lagi dan terpaksa dibiarkan begitu saja oleh pemiliknya.

"Tidak dapat diolah lagi dan terpaksa dibiarkan begitu saja karena tanamannya juga sudah rusak," tambahnya.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved