Breaking News:

Berita Pelalawan

Bengkel yang Parkirkan Bus di Badan Jalan Sultan Syarif Hasyim Pernah Ditegur Satpol PP Pelalawan

Bengkel yang parkirkan bus di badan Jalan Sultan Syarif Hasyim ternyata sudah pernah ditegur Satpol PP Pelalawan.

Penulis: johanes | Editor: Ariestia
Istimewa
Bidang Trantibum Satpol PP dan Damkar Kabupaten Pelalawan menemui pemilik bengkel bus di Jalan Sultan Syarif Hasim Pangkalan Kerinci untuk menyampaikan teguran lisan karena memarkirkan bus di badan jalan pada 24 Oktober lalu. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PELALAWAN - Bengkel yang parkirkan bus di badan Jalan Sultan Syarif Hasyim ternyata sudah pernah ditegur Satpol PP Pelalawan.

Deretan bus yang diparkirkan di depan bengkel di Jalan Sultan Syarif Hasyim Kecamatan Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan yang dikeluhkan masyarakat, Selasa (13/12/2022) lalu, telah ditindaklanjuti Pemerintah Daerah (Pemda) Pelalawan.

Dinas Perhubungan (Dishub) Pelalawan telah mengirimkan surat teguran kepada seluruh pemilik bengkel, pengusaha bus pengangkut karyawan, dan pengelola poll bus.

Selain itu, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) juga sudah menyampaikan teguran secara lisan kepada pengusaha bengkel bus di Jalan Sultan Syarif Hasyim Pangkalan Kerinci itu.

Sebab fenomena deretan bus yang diparkir hingga memakan separoh badan jalan telah berlangsung lama.

"Kami turun langsung ke lokasi dan menemui pemilik bengkel pada tanggal 24 Oktober lalu. Kita sampaikan kepada pengelola agar tidak memarkan busnya di badan jalan," terang Kepala Satpol PP dan Damkar Pelalawan, Tengku Junaidi M.AP melalui Kabid Trantibum Rachmadhani Kamal S.Sos kepada tribunpekanbaru.com, Rabu (14/12/2022).

Rachmadhani menerangkan, tim dari Trantibum turun ke lapangan setelah mendapatkan laporan dan keluhan dari masyarakat sekitar serta pengguna jalan raya. Warga meresahkan keberadaan bus-bus pengangkut karyawan yang terparkir di badan jalan hingga menghambat lalu lintas serta berpotensi menyebabkan kecelakaan lalu lintas.

Pihaknya menilai pemilik bengkel melanggar Peraturan Daerah (Perda) tentang Ketentraman dan Ketertiban Umum (Trantibum) karena kendaraan panjang yang berjejer di badan jalan dalam waktu yang lama. Meski demikian Satpol PP masih memberikan teguran secara lisan terlebih dahulu sebelum melakukan tindakan sesuai dengan aturan yang berlaku.

"Yang bersangkutan saat itu mengatakan akan memberdayakan lahan disamping bengkel, tapi hanya muat beberapa bus saja. Selebihnya masih terparkir di badan jalan," tandas pria yang akrab disapa Dani ini.

Bersamaan dengan teguran lisan dari Satpol PP, Dishub melayangkan teguran tertulis dengan kesalahan yang sama. Sehingga Satpol PP memilih untuk tidak menyurati lagi untuk sementara waktu, menunggu itikad baik dari pengelola bengkel. Apabila pemiliknya masih membenarkan dan tidak mengindahkan teguran dari kedua instansi pemerintah itu, Pemda akan mengambil langkah tegas.

"Kita tunggu dulu waktu yang tepat, akan kita tindak ke lapangan. Kita sudah tegur secara lisan dan Dishub telah menyurati. Kita lihat bagaimana respon pengelolanya," pungkas Dani. ( Tribunpekanbaru.com/Johannes Wowor Tanjung)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved