Breaking News:

Berita Siak

Entaskan Stunting, Dinas Ketahanan Pangan MoU dengan TP PKK

Dinas Ketahanan Pangan (DKP) kabupaten Siak bekerja sama dengan TP PKK kabupaten Siak untuk menekan angka stunting.

Penulis: Mayonal Putra | Editor: Ariestia
Istimewa
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Siak Tri Handro Pramono (kiri) Bupati Siak Alfedri (tengah) dan Ketua TP PKK Siak Rasidah (kanan) usai meneken MoU untuk pengentasan stunting, Selasa (13/12/2022) di Siak. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, SIAK - Dinas Ketahanan Pangan (DKP) kabupaten Siak bekerja sama dengan TP PKK kabupaten Siak untuk menekan angka stunting.

Kedua instansi tersebut telah menandatangani Memorandum of Understanding (MoU), Selasa (13/12/2022).

Penandatanganan MoU tersebut langsung disaksikan oleh Bupati Siak Alfedri pada saat acara Festival Pangan Lokal dan Lomba Cipta Menu Beragam, Bergizi, Seimbang dan Aman (B2SA) Berbasis Sumber Daya Lokal, di Lapangan Siak Bermadah, Kecamatan Siak.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Siak Tri Handro Pramono mengatakan MoU memperkuat dorongan untuk melahirkan Forum Ketahanan Pangan Kabupaten antara Dinas Ketahanan Pangan dengan TP PKK. Forum ini dibentuk berjenjang dari tingkat kabupaten, Kecamatan hingga tingkat Kampung.

Regulasi untuk program itu berupa Perbup sedang dalam proses. Pihaknya mempunyai program unggulan Makcikku Mapan (Maksimalkan Keluarga Kecik untuk Mandiri Pangan), yang akan akan menciptakan Program Kampung Mapan (Mandiri Pangan).

"Untuk mencegah stunting, program Makcikku Mapan tersebut yang akan langsung memberikan pemahaman dan solusi langsung kepada masyarakat terkait stunting, yang akan melibatkan ibu-ibu PKK,” katanya.

Ketua TP PKK Kabupaten Siak Rasidah, mengatakan pencegahan stunting harus dilakukan secara keroyokan. PKK Kabupaten Siak siap optimal untuk melaksanakan berbagai program demi
turunnya stunting.

“Kami juga terus melakukan sosialisasi terkait makanan yang Bergizi, Seimbang dan Aman (B2SA), sosialisasi ini mampu memberikan pemahaman kepada masyarakat pentingnya makanan bergizi, seimbang dan aman,” kata dia.

Bupati Siak Alfedri mendukung kerjasama antara Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Siak, dengan TP PKK Kabupaten Siak.

"Stunting di Kabupaten Siak terus menurun setiap tahunnya, dengan kerjasama dan upaya dari semua pihak,” ucap Alfedri.

Alfedri menambahkan, salah satu masalah kekurangan gizi yang menjadi perhatian Pemerintah adalah stunting, kondisi gagal tumbuh pada anak Balita akibat kekurangan gizi kronis.

"Oleh karena itu, untuk mencegah stunting diperlukan keseimbangan antara makan yang bergizi, seimbang dan aman,” katanya.

Alfedri menjelaskan jumlah angka stunting di Kabupaten Siak hanya 15 persen dari keluarga miskin, 85 persen dari keluarga mampu. Angka tersebut cukup mencengangkan bahwa banyak keluarga yang belum memahami masalah stunting dan cara mengatasinya sejak dini.

"Saya berharap kepada pihak-pihak terkait seperti TP PKK baik di Kabupaten, Kecamatan hingga Kampung, juga camat serta dinas terkait agar mensosialisasikan masalah stunting ini kepada masyarakat ataupun calon ibu, untuk pencegahan sejak dini,” katanya. (tribunpekanbaru.com/mayonal putra)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved