Breaking News:

DPRD Pekanbaru

Realisasi Pajak PAD Dipastikan Tak Capai Target Tahun Ini, Komisi II DPRD Pekanbaru Komentar Begini

Hingga pekan kedua Desember 2022, realisasi pajak Kota untuk PAD Kota Pekanbaru, belum sesuai target yang diapungkan sejak awal tahun.

Penulis: Syafruddin Mirohi | Editor: Ariestia
TribunPekanbaru/Syafruddin
Hingga pekan kedua Desember 2022, realisasi pajak Kota untuk PAD Kota Pekanbaru, belum sesuai target yang diapungkan sejak awal tahun. FOTO: Ketua Komisi II DPRD Pekanbaru Dapot Sinaga SE 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Hingga pekan kedua Desember 2022, realisasi pajak Kota untuk PAD Kota Pekanbaru, belum sesuai target yang diapungkan sejak awal tahun.

Laporan Bapenda Pekanbaru ke DPRD Pekanbaru, hingga kemarin, realisasi pajak baru membukukan PAD sebesar Rp 653 miliar lebih.

Padahal, Pemko Pekanbaru mematok target ke Bapenda, harus bisa mencapai realisasi pajak untuk PAD Rp 742 miliar. Ini hasil penghitungan realisasi PAD dari 11 objek pajak.

Dari raihan tersebut, tentunya di sisa waktu waktu jelang akhir tahun 2022 (sekitar dua pekan), tak mungkin Bapenda bisa mencapai target.

Ketua Komisi II DPRD Pekanbaru Dapot Sinaga SE merespon ikhwal ini. Dia menyayangkan realisasi pajak dan retribusi untuk PAD setiap tahun tak pernah tercapai.

"Harusnya kan setiap tahun PAD kita naik. Tidak stagnan, apalagi menurun. Kita tahu tahun ini kan nggak ada pengaruh Covid-19 lagi," tegas Dapot Sinaga kepada Tribunpekanbaru.com, Rabu (14/12/2022).

Dijelaskan, sebenarnya sejak awal tahun DPRD Pekanbaru mematok target untuk PAD ini antara Rp 900-1 triliun. Target tersebut tidak asal patok saja. Tapi melihat geliat roda ekonomi di Kota Pekanbaru sudah bangkit, setelah dua tahun lebih dihantam badai Covid-19.

Di satu sisi, bertambah menjamurnya usaha di Kota Pekanbaru, plus banyaknya potensi PAD yang patut digali lebih rinci.

"Sekarang persoalannya kan, tidak ada keterbukaan di Bapenda. Kami rasa ada yang salah. Makanya langkah Pj Wali Kota mengevaluasi beberapa pejabat Bapenda memang harus dilakukan, demi peningkatan PAD," terangnya.

Ke depan, sebut Politisi PDI-P ini, realisasi pajak dan retribusi untuk PAD Kota Pekanbaru harus meningkat. DPRD Pekanbaru melalui Paripurna Pengesahan APBD 2023 lalu, sudah menekankan kepada Pj Wali Kota Muflihun, agar bisa meraih PAD minimal Rp 1 triliun.

Pj Wali Kota Pekanbaru Muflihun juga mengharapkan hal yang sama soal PAD ini. Bahkan dia mengajak masyarakat untuk segera melunasi kewajiban pajaknya sebelum akhir tahun ini. Sebab, dari pajak dan retribusi ini lah untuk pembangunan Kota Pekanbaru.

Apalagi sekarang Pemko Pekanbaru, sudah memberikan kesempatan untuk penghapusan denda atas tunggakan dari 11 objek pajak daerah.

"Memang, sampai saat ini realisasi pajak masih di bawah target. Sementara potensi yang ada di lapangan cukup tinggi. Harusnya, dengan perkembangan Kota Pekanbaru yang pesat, capaian pajak juga bisa terus meningkat. Ke depan, ini kita genjot," janjinya. ( Tribunpekanbaru.comSyafruddin Mirohi).

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved