Breaking News:

Berita Pelalawan

Kontes Ikan Jalai Digelar Dinas Perikanan Pelalawan, Ini Hadiah yang Diperebutkan

Dinas Perikanan Pelalawan menggelar kontes ikan hias jenis jalai yang diberi nama Pelalawan Jalai Contest selama tiga hari

Penulis: johanes | Editor: Nurul Qomariah
Tribunpekanbaru.com/Johannes Wowor Tanjung
Kadis Perikanan Kabupaten Pelalawan Ir Syahrul Syarif dan para peserta Pelalawan Jalai Contest memantau ikan hias Jalai yang dikarantina sebelum dinilai tim juri, Jumat (16/12/2022) di lapangan RPK Pangkalan Kerinci. Tribunpekanbaru.com / Johannes Wowor Tanjung 

 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PELALAWAN - Dinas Perikanan (Diskan) Kabupaten Pelalawan menggelar kontes ikan hias jenis jalai yang diberi nama Pelalawan Jalai Contest selama tiga hari mulai Jumat (16/12/2022) sampai Minggu (18/12/2022) mendatang di halaman Ruang Publik Kreatif (RPK( Pangkalan Kerinci.

Kontes ikan Jalai ini diikuti para peserta yang merupakan pecinta ikan hias di Pelalawan maupun dari luar daerah.

Setiap peserta mengirimkan ikan terbaiknya untuk mengikuti kontes dan pemenangnya akan diumumkan pada Minggu (18/12/2022).

Ikan sungai ini dipajang di dalam ratusan aquarium yang disediakan oleh panitia pelaksana dan dinilai oleh juri yang didatangkan dari luar daerah.

" Ikan Jalai merupakan ikan sungai atau air tawar yang disebut juga ikan chana. Sifatnya buas dan predator, tetapi tampilannya sangat unik. Ini yang membuatnya jadi ikan hias," kata Kepala Diskan Pelalawan, Ir Syahrul Syarif saat pembukaan Pelalawan Jalai Contest, Jumat (16/12/2022).

Syahrul menyebutkan, ikan predator ini setempat viral di Pelalawan dan diminati banyak orang beberapa waktu lalu.

Termasuk para pejabat maupun tokoh masyarakat, diantaranya Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Abu Bakar dan Ketua LAMR Pelalawan H Herman Maskar yang memiliki koleksi ikan Jalai yang banyak. Mereka ajuga ikut sebagai peserta dalam perlombaan ikan hias predator ini.

Pihaknya ingin meningkatkan kembali minat masyarakat Pelalawan terhadap ikan sungai asal Pelalawan ini.

Agar masyarakat semakin mengenal dan mengetahui lebih dalam seputar ikan hasil tangkapan dari sungai ini.

Selain itu, budaya untuk memelihara ikan mulai diterapkan kembali kepada warga mulai dari porsi kecil hingga besar.

Tak hanya ikan hias, Diskan juga mengimbau masyarakat untuk membudidayakan ikan untuk konsumsi yang bisa meningkatkan perekonomian.

Sebab ikan merupakan sumber gizi dan protein yang tinggi serta baik bagi kesehatan manusia mulai dari anak-anak hingga dewasa.

Sehingga bisa direkomendasikan sebagai lauk utama di setiap keluarga.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved