Ukraina Tuduh Rusia Memperlama Perang, Ingin Menguasai Ukraina Keseluruhan
Ukraina mengklaim jika Rusia sedang mempersiapkan perang jangka lama di Kiev.
Penulis: M Iqbal | Editor: Ilham Yafiz
TRIBUNPEKANBARU.COM - Ukraina mengklaim jika Rusia sedang mempersiapkan perang jangka lama di Kiev.
Seorang jenderal Ukraina mengatakan hal itu. Ia menilai moskow sedang menggali untuk perang yang panjang dan masih ingin menaklukkan seluruh Ukraina, karena pasukan Rusia menggempur dua kota strategis sementara pasukan Kyiv menembaki wilayah Donetsk yang dikuasai Rusia di timur.
“Kremlin (Rusia)berusaha untuk mengubah konflik menjadi konfrontasi bersenjata yang berkepanjangan,” kata seorang perwira senior Ukraina, Brigadir Jenderal Oleksiy Gromov, seperti diberitakan Aljazeera.
“Tujuan strategis utama musuh tetap merebut semua wilayah negara kita [dan] tidak mengizinkan integrasi Euro-Atlantik Ukraina,” tambah Gromov.
Kedua belah pihak telah mengesampingkan gencatan senjata Natal dan saat ini tidak ada pembicaraan yang bertujuan untuk mengakhiri konflik yang telah berlangsung hampir 10 bulan.
Staf Umum militer Ukraina mengatakan fokus utama Moskow tetap di kota-kota timur Bakhmut dan Avdiivka, tetapi mereka juga menembaki kota selatan Kherson setiap hari dan berusaha mendapatkan pijakan yang lebih kuat di wilayah selatan Zaporizhia.
Serangan Rusia menewaskan dua orang di pusat Kherson, yang dibebaskan oleh Ukraina bulan lalu, kata Kyrylo Tymoshenko, wakil kepala kantor presiden, Kamis. Penembakan itu juga mematikan listrik kota, kata para pejabat.
Salah satu dari mereka yang tewas di Kherson adalah seorang paramedis wanita di Perhimpunan Palang Merah Nasional Ukraina, menurut koordinator kemanusiaan PBB Denise Brown.
Dia mengatakan serangan itu menghantam sebuah gedung yang digunakan oleh otoritas lokal dan sukarelawan untuk mendistribusikan bantuan.
“Sungguh mengejutkan mengetahui bahwa tempat yang digunakan untuk menghidupi warga sipil, terutama orang tua, yang membutuhkan bantuan karena perang telah dihantam,” katanya.
Kementerian pertahanan Rusia tidak segera menanggapi permintaan komentar tentang serangan terhadap Kherson.
Gubernur wilayah Donetsk Ukraina, Pavlo Kyrylenko, mengatakan satu orang tewas dan empat lainnya luka-luka di dekat Bakhmut.
Pasukan Rusia juga menyerang infrastruktur penting di timur laut kota Kharkiv, menyebabkan beberapa ledakan, tulis walikotanya, Ihor Terekhov, di aplikasi perpesanan Telegram.
Pada hari Kamis, Alexei Kulemzin, walikota Donetsk yang dilantik Rusia, mengatakan Ukraina telah menembakkan 40 roket dari peluncur roket ganda BM-21 Grad ke kota itu, dalam apa yang dia katakan sebagai serangan terberat di sana sejak 2014, ketika separatis yang didukung Rusia merebut itu dari kontrol Kyiv.
Tidak ada laporan kematian di Donetsk, meski Kulemzin mengatakan lima orang terluka, termasuk seorang anak.
( Tribunpekanbaru.com )
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/bangkai-tank-tergeletak-di-kharkiv-ukraina.jpg)