Breaking News:

Berita Dumai

Setelah Dipenjara Satu Bulan, WN Malaysia Langsung Dideportasi oleh Imigrasi Dumai

Warga negara (WN) Malaysia langsung dideportasi oleh Imigrasi Dumai setelah dipenjara satu bulan.

Penulis: Donny Kusuma Putra | Editor: Ariestia
Istimewa
Warga negara (WN) Malaysia langsung dideportasi oleh Imigrasi Dumai setelah dipenjara satu bulan. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, DUMAI - Warga negara (WN) Malaysia langsung dideportasi oleh Imigrasi Dumai setelah dipenjara satu bulan.

Kantor Imigrasi Kelas I TPI Dumai, kembali mendeportasi GT, perempuan asal Malaysia setelah sebulan mendekam di Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIB Dumai, pada Minggu (18/12/2022).

Tindakan tegas ini dilakukan karena sebelumnya GT terbukti melakukan pemalsuan identitas di Oktober 2022, ‎penahan dilakukan karena GT tidak mampu membayar denda, sesuai aturan keimigrasian.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Dumai, Rejeki Putra Ginting mengungkapkan, sebelum ditahan awalnya GT yang merupakan warga Malaysia, ditolak masuk ke negeri Jiran, karena menggunakan paspor Indonesia.

"Setelah dilakukan pemeriksaan, penyidikan, dan diadili pengadilan, yang bersangkutan terbukti melakukan pelanggaran dengan memalsukan identitas dan dihukum sesuai dengan peraturan yang berlaku, yaitu denda dan kurungan penjara," katanya, Senin (19/12/2022)

Diterangkanya, hasil pemeriksaan yang diselesaikan pada Kamis (17/12/2022) GT telah selesai menjalani masa hukuman dan diserahterimakan dari Rumah Tahanan Kelas IIB Dumai, kepada Kantor Imigrasi Kelas I Dumai.

Selanjutnya, Tambahnya, dilakukan serah terima berdasarkan surat lepas dari Rutan Dumai dengan nomor W.4.PAS.PAS8.PK.05.09.2411.

"Kita juga telah melakukan pemeriksaan kesehatan, dan yang bersangkutan dinyatakan sehat dan siap untuk dideportasi ke negara asalnya menggunakan SPLP/ Perakuan Cemas negara Malaysia dengan Nomor : 706130 yang dikeluarkan oleh Konsulat Malaysia Pekanbaru," jelasnya

Pendeportasian pada Minggu (18/12/2022), sebut Rejeki, dilakukan menggunakan kapal Ferry MV Indomal Kingdom tujuan Dumai-Melaka dan seluruh proses berjalan lancar.

"GT telah dikenakan Tindakan Administratif Keimigrasian (TAK) sesuai pasal 75 ayat 2 huruf a dan f yaitu dikenakan pendeportasian dan penangkalan. Tindakan keimigrasian ini membuktikan bahwa Indonesia selalu menindak tegas terhadap setiap pelanggaran yang dilakukan oleh Warga Negara Asing demi menjaga kedaulatan Bangsa dan Negara," tegasnya.

Langkah ini, Tambahnya, membuktikan bahwa seluruh jajaran Imigrasi yang berada di lingkungan Kemenkumham Riau benar-benar melaksanakan tugas sesuai aturan.

"Saya ingatkan kembali kepada warga negara asing untuk mentaati aturan negara ini dan jangan coba-coba menyuap petugas kami, kami tidak akan tergoda sedikitpun," pungkasnya.

(tribunpekanbaru.com/donny kusuma putra).

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved