Breaking News:

DPRD Pekanbaru

Hasil Rapat dengan Pemko, DPRD Pekanbaru Beri Catatan Lelang Sampah dan Pengangkutan Tahun Depan

Komisi IV DPRD Pekanbaru yang membidangi masalah sampah, terus memberikan masukan ke Pemko, tentang pengelolaan dan pengangkutan tahun 2023.

Penulis: Syafruddin Mirohi | Editor: Ariestia
Tribun Pekanbaru/Fernando Sikumbang
Komisi IV DPRD Pekanbaru yang membidangi masalah sampah, terus memberikan masukan ke Pemko, tentang pengelolaan dan pengangkutan tahun 2023. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Komisi IV DPRD Pekanbaru yang membidangi masalah sampah, terus memberikan masukan ke Pemko, tentang pengelolaan dan pengangkutan tahun 2023.

Bahkan Komisi IV DPRD sudah menggelar rapat dengan DLHK Pekanbaru, serta pihak terkait lainnya, di masa lelang sampah hingga akhir Desember 2022 ini. Beberapa masukan Komisi IV, sudah disampaikan ke Pemko.

"Kami sudah rapat kemarin dengan Pemko. Kami inginkan pengelolaan harus makin baik. Termasuk soal angkutan mandiri, kita minta pihak mandiri duduk dengan para Camat, Lurah RT/ RW dan pemenang tender," tegas Ketua Komisi IV DPRD Pekanbaru Nurul Ikhsan, Selasa (20/12/2022) kepada Tribunpekanbaru.com.

Komisi IV DPRD dari sekarang mengharapkan, agar pengelolaan sampah lebih tertib, bagus dan terkendali. Tentunya harapan legislator panitia lelang lebih transparan, akuntabel dan dapat dipercaya.

Terutama memastikan jumlah armada, harus betul-betul sesuai, cara pengangkutan sampah harus jelas. Apakah dari sumber sampah atau dari rumah ke rumah.

"Jangan sampai seperti kejadian sebelumnya, pengangkutan hanya dua kali sepekan. Efeknya nanti banyak jumlah TPS berserakan," sebutnya.

Lebih lanjut disampaikan, bahwa Komisi IV DPRD berencana akan memanggil pemenang lelang, DLHK dan pihak lainnya. Tujuannya, agar komunikasi bisa terbangun dengan baik.

"Kita akan bangun komunikasi secara Persuasif. Kita akan tekankan, sesuai dalam menjalankan fungsi kontrol kita. Kita akan berikan masukan, bagaimana sistem pengangkutan sampah yang benar dan terarah," katanya.

"Yang paling penting kita tekankan, terkait mobilisasi pemenang lelang. Karena dari sisi mobilisasi ini akan ketahuan pembayarannya. Jangan sampai ada oknum yang bermain, dan pemenang tender mengingkari isi kontrak," tambah Politisi Partai Gerindra ini lagi.

Disinggung apakah Komisi IV optimis pemenang lelang bisa bekerja terarah? Ditegaskan Nurul lagi, bahwa pihaknya optimis, dengan catatan semuanya harus mau mengubah dan saling bersinergi. Jangan mementingkan profit perusahaan dulu, tapi bagaimana bisa menunjukkan kinerjanya yang baik. Karena dengan kinerja baik, profit akan dapat.

Sementara untuk angkutan mandiri, disebutkan Nurul, bahwa pada prinsipnya angkutan mandiri nantinya tidak diperbolehkan lagi.

Sebab, sudah ada pemenang tender sah secara hukum. Tapi untuk mengantisipasi angkutan mandiri ini tetap beroperasi, mereka harus mengambil sampah, namun harus tetap mengeluarkan retribusinya. Retribusi ini disetorkan ke Pemerintah.

Pemko Pekanbaru mengalokasikan anggaran hingga Rp 57,9 miliar untuk pengelolaan sampah tahun 2023. Proses tendernya saat ini sedang berlangsung. Tender angkutan sampah pada zona 1 dilelang dengan pagu anggaran Rp 28,4 miliar. Untuk lelang angkutan sampah zona 2 dilelang dengan pagu anggaran Rp29,5 miliar. ( Tribunpekanbaru.com/ Syafruddin Mirohi).

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved