Breaking News:

2 Remaja di Inhu Bunuh Ibu & Bayi 9 Bulan, Kesal Dimarahi Suami Korban karena Suara Knalpot Bising

F dan NA mengakui perbuatannya. F menghabisi nyawa Arita dengan memukulnya menggunakan shockbreaker motor.

Editor: Sesri
Tribun Pekanbaru/Theo Rizky
ILUSTRASI Motif 2 Remaja Bunuh Ibu dan Bayi di Riau, Sakit Hati Dimarahi Suami Korban karena Suara Knalpot Bising 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Sakit hati karena dimarahi jadi pemicu dua remaja di Rengat Barat Indragiri Hulu nekat membunuh ibu dan bayinya berusia 9 bulan.

Kedua pelaku yang masih di bawah umur itu berinisial F (15) dan NA (17).

Mereka diduga membunuh Arita (45) dan bayinya, Rizky Arma Farhan yang berusia sembilan bulan.

Mayat Arita dan bayinya ditemukan warga dalam kondisi mengenaskan. Bahkan bayi berusia 9 bulan itu ditemukan dalam sebuah karung tak jauh dari penemuan jasad sang ibu.

Kapolres Inhu AKBP Bachtiar Alponso mengungkapkan, kedua pelaku nekat membunuh karena sakit hati.

"Pelaku sakit hati karena sering dimarahi oleh suami korban bernama Masroni," ungkap Bachtiar melalui keterangan tertulis, Sabtu (24/12/2022) malam.

Kedua pelaku bersama teman-temannya mengendarai sepeda motor berknalpot bising.

Mereka sering lewat di depan rumah korban. Suara bising dari knalpot motor pelaku pun membuat bayi korban terbangun dari tidur.

Baca juga: Pelaku Pembunuhan Ibu dan Bayi di Inhu Ternyata Masih Remaja, Dibuat Seolah-olah Korban Pemerkosaan

Baca juga: Pelaku Prostitusi Didata, Puluhan Botol Miras Diamankan Saat Operasi Pekat Polsek Lirik Inhu

"Suami korban marah kepada pelaku, karena suara sepeda motor pelaku membuat bising dan mengganggu tidur bayinya," kata Bachtiar. Pelaku yang tak terima dimarahi oleh suami korban nekat membunuh Arita dan bayinya.

Sebelumnya, Polres Inhu mengungkap kasus tewasnya Arita (45) dan bayinya, Rizky Arma Farhan, di Desa Pematang Jaya, Kecamatan Rengat Barat, Kabupaten Inhu, Riau, yang terjadi, Rabu (21/12/2022).

"Dua orang pelaku pembunuhan yang kami amankan, berinisial F (15) dan NA (17). Mereka masih di bawah umur," ungkap Bachtiar melalui keterangan tertulis, Sabtu.

Dia mengatakan, kedua pelaku ditangkap tim gabungan Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Inhu dan Polsek Rengat Barat, Jumat (23/12/2022).

F dan NA mengakui perbuatannya. F menghabisi nyawa Arita dengan memukulnya menggunakan shockbreaker motor.

"Korban dibunuh di belakang rumahnya. Pelaku memukul kepala korban pakai shockbreaker motor satu kali, dan memukul bagian leher satu kali," kata Bachtiar.

Akibat pukulan itu, korban terkapar di tanah dengan kepala berdarah. F mengikat leher korban dengan karet ban. Setelah itu, F membersihkan darah di kepala korban dengan air.

"Setelah korban dipastikan meninggal dunia, pelaku menyeret mayat korban ke semak-semak di samping rumah korban," kata Bachtiar.

Sementara NA, kata Bachtiar, berperan membunuh bayi korban. NA membekap mulut bayi itu hingga tewas.

"NA membekap mulut bayi hingga meninggal dunia. Kemudian memasukan mayat bayi ke dalam karung yang sudah disediakan oleh pelaku F sebelumnya di rumahnya. Mayat bayi tersebut di buang oleh pelaku tak jauh dari mayat ibunya," jelas Bachtiar.

( Tribunpekanbaru.com / Kompas.com)

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved