Korut Luncurkan Rudal Saat yang Lainnya Bakar Kembang Api Rayakan Tahun Baru
Kepala Staf Gabungan Korea Selatan melaporkan, peluncuran itu terjadi pada pukul 02:50 waktu setempat (0750 GMT) dari Pyongyang.
TRIBUNPEKANBARU.COM - Korea Utara (Korut) meluncurkan rudal balistik ke arah laut di sebelah timur Semenanjung Korea di saat masyarakat dunia sedang merayakan pergantian tahun dengan kembang api, Sabtu (31/12/2022) malam.
Peluncuran rudal tersebut sebagai uji coba rudal balistik jarak pendek yang sedang dikembangkan Korut.
Kepala Staf Gabungan Korea Selatan melaporkan, peluncuran itu terjadi pada pukul 02:50 waktu setempat (0750 GMT) dari Pyongyang.
Sebelumnya, Korut juga telah meluncurkan tiga rudal balistik pada hari Sabtu.
Peluncuran tersebut mengikuti sejumlah uji coba rudal yang belum pernah terjadi sebelumnya yang dilakukan oleh Korea Utara tahun ini, karena Pyongyang terus mengembangkan senjata di tengah spekulasi bahwa pihaknya dapat menguji senjata nuklir untuk ketujuh kalinya.
Kepala Staf Gabungan Korea Selatan mengatakan rudal itu menempuh jarak sekitar 400 km (250 mil) sebelum jatuh ke perairan antara Semenanjung Korea dan Jepang.
Kepala Staf Gabungan menyebut peluncuran itu sebagai provokasi serius yang merusak perdamaian dan keamanan di Semenanjung Korea dan di seluruh dunia.
Dikatakan Korea Selatan memantau dengan cermat langkah Korea Utara dalam koordinasi dengan AS dan mempertahankan kesiapan untuk menghadapi provokasi apa pun.
Korea Utara melakukan uji tembak lebih dari 70 rudal tahun lalu. Beberapa ahli mengatakan negara itu pada akhirnya bertujuan untuk meningkatkan persenjataan senjatanya dan meningkatkan tekanan pada para pesaingnya untuk memenangkan konsesi seperti keringanan sanksi.
Pada hari Sabtu, Korea Utara menembakkan tiga rudal balistik jarak pendek ke arah perairan timurnya.
KCNA mengatakan negara itu telah melakukan uji coba peluncuran beberapa peluncur roket "super besar" untuk menguji kemampuan senjata itu.
Dikatakan tiga peluru yang ditembakkan dari peluncur secara akurat mengenai target pulau di lepas pantai timur negara itu, dan Korea Utara menembakkan peluru lain dari peluncur ke arah perairan timurnya pada hari Minggu.
Pakar luar mengkategorikan senjata yang ditembakkan dari peluncur sebagai rudal balistik karena lintasan, jangkauan, dan karakteristik lainnya.
( Tribunpekanbaru.com )
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/ilustrasi-rudal-hipersonik-korea-utara-kini-amerika-juga-sedang-mengembangkan-rudal-hipersonik.jpg)