Breaking News:

DPRD Pekanbaru

Mengawali Tahun 2023, Wakil Ketua DPRD Pekanbaru T Azwendi Minta ke Pj Wako Kerja All Out

Mengawali tahun 2023, DPRD Pekanbaru mengingat apa yang harus dilakukan Pemko Pekanbaru.

Penulis: Syafruddin Mirohi | Editor: Ariestia
istimewa
Mengawali tahun 2023, DPRD Pekanbaru mengingat apa yang harus dilakukan Pemko Pekanbaru. FOTO: Wakil Ketua DPRD Pekanbaru T Azwendi Fajri SE 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Program kerja Pemko Pekanbaru tahun 2022 sudah tutup buku. Namun bukan berarti Pemko bisa melenggang bebas, dengan program kerja tahun 2023.

Mengawali tahun 2023, DPRD Pekanbaru mengingat apa yang harus dilakukan Pemko Pekanbaru. Pj Wali Kota Pekanbaru Muflihun sebagai pucuk pimpinan yang mengemban program penuh selama 2023 ini, harus benar-benar all out merealisasikannya.

Wakil Ketua DPRD Pekanbaru T Azwendi Fajri SE menyampaikan, bahwa Pj Wako Muflihun di tahun 2023 ini, harus lebih intens berkomunikasi dengan Gubernur Riau, untuk beberapa permasalahan yang menjadi persoalan Kota Pekanbaru.

Mulai dari banjir, sampah, dan jalan rusak. Hal ini juga merupakan program yang disarankan Gubernur Riau, yang notabenenya program ril dan nyata.

"Diakui saat Pj Wali Kota memimpin sekarang, ada goncangan psikologis. Kinerja ASN terganggu karena isu mutasi. Ini faktor kebiasaan ketika ada pejabat baru. Sehingga anggaran yang sudah kita tetapkan di OPD, tak berjalan maksimal. Selalu menunggu dan arahan pimpinan baru," sebut T Azwendi kepada Tribunpekanbaru.com, Minggu (1/1/2023).

Diakui, memang ada komitmen Pj Wako, tidak ada anggaran tunda bayar di tahun 2022. Sehingga kawan-kawan di DPRD Pekanbaru sepakat, anggaran di APBD Perubahan 2022 hanya disahkan Rp 2,521 triliun.

"Kita ketahui Pekanbaru tak punya sumber daya alam seperti daerah lain. Harapan kami, komitmen dulu tak ada tunda bayar, semoga terealisasi. Kita harus optimis dari anggaran yang ada. Komitmen Pj Wako ini saya beri apresiasi," tambahnya.

Selain itu, Politisi Senior Partai Demokrat ini juga menyinggung penuh untuk komitmen penyelesaian masalah banjir. Kondisi geografis Kota Pekanbaru tidak datar. Bahkan juga padat pemukiman.

Karenanya, untuk menyelesaikan banjir ini, sungai dan drainase tetap dibereskan. Namun ada yang lebih penting lagi, yakni penataan kota paling prioritas.

Pemko harus membuatkan regulasi tentang pendirian izin bangunan, bahwa di tempat rawa dan lahan rendah, pemerintah harus buat regulasi di tempat tersebut, harus dibuat level ketinggiannya. Sehingga tak digenangi air.

Bukan lepas tangan setelah dibangun. Tapi didorong dengan kebijakan. Jangan dikorban masyarakat, dan disalahkan pemerintah.

Lalu bagaimana di Jalan jalan protokol jika hujan, dengan kondisi banjir luar biasa. Tentunya ini harus ada solusi kongkrit, apalagi Kota Pekanbaru sudah punya masterplan banjir. Jika tak bisa satu tahun anggaran, buat dua tahun anggaran. Seperti Jalan Sudirman, Arifin Ahmad, Jalan Riau, Tabek Gadang dan tak pernah selesai masalah banjir.

"PR untuk Pemko, berkaitan dengan anggaran, kita minta Pj Wako, Sekko dan Kepala OPD, untuk melakukan komunikasi agar anggaran APBN dan Provinsi bisa didapatkan. Sehingga tak bertumpu dengan APBD Kota saja. Ini tujuannya, kita bisa melayani masyarakat dengan baik," paparnya.

Tak sampai di situ, T Azwendi juga menyorot tentang kewenangan jalan. Pemko harus melakukan inventarisir jalandan drainase, sesuai kewenangannya. Lakukan juga komunikasi dengan Anggota DPR RI dan DPD RI, Dapil Riau. Karena Kota Pekanbaru ini barometer Provinsi Riau.

"Masalah ini bisa selesai. Namun selesaikan dari hulu ke hilir. Seperti masalah sampah, bisa diperhemat. Kembalikan ke Camat dan Lurah. Sehingga PAD nya jelas dan sinergitas kita nampak jelas," sebutnya.

T Azwendi juga menegaskan, untuk jalan rusak, sebenarnya tak bisa menyalahkan Pemko Pekanbaru saja. Karena ada jalan provinsi dan nasional. Tapi di sisi lain dan kondisinya ril sekarang, bahwa jalan pemukiman banyak juga yang rusak. Makanya, pemerintah harus mengubah pola kerja yang tak benar selama ini.

"Kita harapkan sinergitas dan hubungan DPRD dengan Pemko di tahun 2023 ini semakin baik dan harmonis," harap politisi senior ini lagi. ( Tribunpekanbaru.com/Syafruddin Mirohi).

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved