Breaking News:

DPRD Pekanbaru

Pemko Stop Rekrut THL 2023, Komisi I DPRD Pekanbaru Sarankan Ini ke Pemko

Anggota Komisi I DPRD Pekanbaru H Fathullah SH MH menilai langkah Pemko Pekanbaru tidak merekrut THL lagi sudah merupakan keputusan tepat

Penulis: Syafruddin Mirohi | Editor: Nurul Qomariah
DPRD Pekanbaru
Anggota Komisi I DPRD Pekanbaru H Fathullah SH MH saat pimpin rapat. Fathullah menilai langkah Pemko Pekanbaru tidak merekrut THL lagi sudah merupakan keputusan yang tepat. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Keberadaan THL di lingkungan Pemko Pekanbaru, hingga kini masih menuai pro dan kontra.

Namun adanya keputusan Pemko Pekanbaru bahwa tahun 2023 stop merekrut THL, didukung Anggota Komisi I DPRD Pekanbaru H Fathullah SH MH.

Katanya, langkah Pemko tidak merekrut THL lagi, sudah merupakan keputusan yang tepat.

Apalagi dari jumlah THL di lingkungan Pemko Pekanbaru saat ini sekitar 7.000-an orang, dalam satu tahun menghabiskan Rp 180 miliar.

"Ini keputusan yang positif, kita dukung. Jika perlu lakukan evaluasi lagi. Karena jumlah THL yang ada saat ini, terlalu gemuk. Jangan pula diam-diam merekrut lagi," kata H Fathullah kepada Tribunpekanbaru.com , Rabu (4/1/2023).

Tidak hanya itu, Politisi senior ini juga sepakat anggaran besar untuk THL ini, lebih baik digunakan untuk pembangunan infrastruktur. Seperti halnya semenisasi, perbaikan jalan rusak dan lainnya.

"Memang masalah THL ini, sejak beberapa tahun lalu selalu menjadi persoalan. Makanya, di masa kepemimpinan Pj Wali Kota Muflihun ini, bisa lebih ditertibkan lagi. Bagi THL bodong, coret saja," sarannya.

Fathullah juga menyinggung soal ASN yang banyak tidak berfungsi bekerja di beberapa OPD, agar dievaluasi. Karena kebanyakan yang bekerja itu, para THL-nya dari pada ASN.

"(ASN) ini juga harus menjadi perhatian Pj Wali Kota. Banyak ASN yang nyantai dan tak berfungsi. Kita harapkan ini ditertibkan juga," harapnya.

Pj Sekko Pekanbaru Indra Pomi Nasution sebelumnya menegaskan, bahwa Pemko tidak lagi melakukan rekrutmen THL tahun 2023 ini. Sebab, jumlah THL saat ini sudah terlalu banyak, sehingga anggaran untuk THL ini saja tahun lalu menghabiskan Rp180 miliar.

"Kita stop penerimaan THL tahun ini. Anggaran yang ada, lebih baik digunakan untuk kegiatan yang dibutuhkan masyarakat seperti perbaikan jalan dan lainnya," tegasnya.

Sementara untuk status THL yang ada, Pj Sekko memastikan jumlahnya akan berkurang. Karena beberapa di antaranya kontrak THL tersebut tidak diperpanjang lagi.

( Tribunpekanbaru.com / Syafruddin Mirohi )

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved