Breaking News:

Berita Rohul

Angin Kencang dan Hujan Lebat Porak Porandakan Sejumlah Rumah Warga di Puo Raya Rohul

Sejumlah rumah warga dinyatakan rusak usai diterjang angin ribut di kawasan Desa Puo Raya Kecamatan Tandun, Kabupaten Rohul, Riau

Penulis: Syahrul | Editor: Nurul Qomariah
Istimewa
Petugas dari Polsek Tandun meninjau dan mendata kerusakan sejumlah rumah warga usai diterjang angin kencang di kawasan Desa Puo Raya Kecamatan Tandun. 

 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PASIRPANGARAIAN - Empat rumah warga dinyatakan rusak usai diterjang angin ribut di kawasan Desa Puo Raya, Kecamatan Tandun, Kabupaten Rohul, Riau pada Selasa (3/1/2023) malam.

Kapolsek Tandun Iptu Ulik Iwanto yang langsung datang ke lokasi kejadian, melakukan pendataan terhadap sejumlah kerugian diakibatkan fenomena alam tersebut.

"Adapun keempat rumah warga itu diketahui milik Amrisal (55), Arman (55), Gusriadi (36), dan Efrianto (34)," kata Ulik pada Rabu (4/1/2023).

Ulik menjelaskan, kejadian angin kencang tersebut terjadi pada saat berlangsungnya hujan kebat di sejumlah kawasan di sekitar Desa Puo Raya.

Pada saat itu, hujan lebat yang disertai angin kencang menerjang sejumlah rumah warga yang dilewati di sekitar kawasan itu.

Berdasarkan keterangan warga sebagaimana dihimpun dari Kapolsek dijelaskan, warga mendengar ada bunyi bising di bagian atap.

"Pada saat mendengar bunyi gemeretak itu, beberapa bagian atap nampak beterbangan akibat terpaan angin kencang," bebernya.

Di tengah kondisi tersebut, warga yang panik kemudian berlari menyelamatkan diri sambil menghindar dari sejumlah material yang terbang akibat angin.

Usai kejadian itu, warga masing-masing kembali ke rumah masing-masing untuk memeriksa kondisi kediaman masing-masing usai diterpa angin kencang.

Berdasarkan pantauan pihak kepolisian dari Polsek Tandun, sejumlah kerusakan terjadi pada beberapa rumah milik masyarakat.

"Beberapa ada yang menderita kerusakan di bagian atap, ada juga yang bangunan kuda-kuda dan teras rumahnya rusak," kata Ulik menggambarkan situasi di lapangan.

Ulik menerangkan, kerusakan yang terjadi pada rumah warga akibat bencana angin kencang tersebut.

Untuk rumah Arman, 50 persen bagian atap rumah beserta kayu galangan atapnya habis terbang berserakan.

"Sedangkan rumah Gusliadi, sebagian atap rumah dan terasnya roboh, rumah Amrizal, sebagian atap rumah dan terasnya roboh untuk rumah Hefrianto sebagian atap rumah bocor akibat tertimpa puing-puing kayu dan atap rumah Arman," rincinya.

"Bencana alam angin kencang yang menyebabkan 4 Unit Rumah warga tersebut diperkirakan mengalami kerugian sekitar Rp 35.000.000," terangnya lagi.

Kapolsek menambahkan, upaya yang sudah dilakukan Polri, mendatangi TKP korban angin kencang, mendata kerusakan rumah warga yang terkena angin kencang dan melakukan koordinasi dengan kepala desa setempat.

"Saat ini hujan dan angin kencang sudah reda dan warga sudah kembali ke rumahnya masing-masing dan situasi terdapat dalam keadaan aman terkendali," pungkas Iptu Ulik.

( Tribun Pekanbaru Syahrul Ramadhan )

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved