Breaking News:

Buntut Eksekusi Lahan, PT DSI dan Warga Bentrok Lagi, Beberapa Orang Dilarikan ke Rumah Sakit

Bentrokan antara massa PT DSI dengan pihak penjaga kebun milik warga mengakibatkan sejumlah orang terluka dan dilarikan ke rumah sakit.

Penulis: Mayonal Putra | Editor: M Iqbal
Tribunpekanbaru.com/mayonal putra
Seorang penjaga kebun milik masyarakat menjadi korban dalam bentrokan dengan pihak PT DSI, Kamis (5/1/2022) di Dayun, Siak. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, SIAK - Buntut eksekusi lahan 1.300 Ha di Dayun, kabupaten Siak masih belum mereda.

PT Duta Swakarya Indah (DSI) menurunkan massanya yang memakai seragam sekuriti dan bentrok dengan penjaga kebun warga, Kamis (5/1/2023) petang. 

Situasi di jalan lintas Siak -Dayun tersebut kembali mencekam.

Bentrokan antara massa PT DSI dengan pihak penjaga kebun milik warga mengakibatkan sejumlah orang terluka dan dilarikan ke rumah sakit. 

Informasi yang dihimpun Tribunpekanbaru.com di lapangan, sebanyak empat orang dari pihak pemilik lahan mengalami luka berat.

Ke empat orang ini telah dibawa ke RSUD Tengku Rafian Siak untuk mendapatkan perawatan. 

Selain itu juga banyak warga lainnya yang mengalami luka ringan. Di lokasi juga terlihat beberapa senjata tajam seperti parang, cangkul, dan arit.

Kemudian juga tampak puluhan tongkat kayu dan broti. Bahkan disebut-sebut ada di antara pihak yang membawa ketapel modifikasi dengan anak ketapel yang seperti anak panah. 

Polres Siak cepat tanggap atas peristiwa ini. Mereka datang melakukan pengamanan.

Hingga saat ini kedua pihak masih berjaga dan pihak kepolisian melakukan pengamanan ketat. 

Sebelumnya Ahli Hukum Pidana Forensik, Dr Robintan Sulaiman SH MH MA MM CLA menerangkan eksekusi lahan tersebut bisa dilakukan namun berpotensi menimbulkan masalah baru.

Pertanyaan ini terbukti dengan kondisi sosial masyarakat setempat menjadi tidak aman. 

Secara independen, Robintan mengatakan constatering dan eksekusi lahan bisa dilakukan.

Alasannnya Pengadilan Negeri (PN) Siak menjalankan karena putusan tersebut sudah inkracht.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved