Breaking News:

Berita Pekanbaru

Tumpukan Sampah Bergeser Dekat Pemukiman di Pekanbaru, Diduga Ulah Oknum Pengangkutan Sampah Mandiri

Tumpukan sampah di Pekanbaru masih terlihat. Kondisi itu terlihat di sejumlah lokasi yang kerap menjadi Tempat Pembuangan Sementara (TPS) liar.

Penulis: Fernando | Editor: Ariestia
Tribun Pekanbaru/Fernando Sikumbang
Sampah menumpuk di tepi Jalan Rajawali Sakti, Kota Pekanbaru. Ada dugaan sampah menumpuk akibat ulah oknum angkutan sampah mandiri. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Tumpukan sampah di Pekanbaru masih terlihat. Kondisi itu terlihat di sejumlah lokasi yang kerap menjadi Tempat Pembuangan Sementara (TPS) liar.

Satu di antaranya di Jalan Rajawali Sakti. Ada sejumlah titik TPS liar di sana sehingga tidak hanya mengganggu pemandangan pengguna jalan.

Sampah yang menumpuk menimbulkan aroma tidak sedap. Maklum kebanyakan sampah yang menumpuk merupakan sampah plastik dari rumah tangga.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Pekanbaru, Hendra Afriadi tidak menampik masih ada tumpukan sampah di beberapa titik. Ia menyebut bahwa hal itu merupakan ulah dari oknum angkutan sampah mandiri.

Mereka tidak lagi membuang sampah di tepi jalan protokol. Oknum angkutan sampah mandiri membuang sampah ke lokasi yang posisinya berada di sekitar pemukiman masyarakat.

"Ini jadi catatan kita, apalagi kita berencana menggandeng pengelola angkutan sampah mandiri dengan operator saat ini," terangnya, Minggu (8/1/2023).

Menurutnya, tumpukan sampah yang masih terlihat menjadi bahan evaluasi bagi pihak DLHK Kota Pekanbaru. Ia mengaku bakal kordinasi dengan para operator agar memastikan tidak ada sampah yang menumpuk lagi.

Dirinya menjelaskan bahwa ada dua operator angkutan sampah yang bekerjasama dengan Pemerintah Kota Pekanbaru saat ini. Mereka yakni PT. Ella Pratama Perkasa dan PT. Samhana Indah karena menjadi pemenang dalam lelang pengangkutan sampah tahun 2023.

Pj Sekretaris Daerah Kota Pekanbaru, Indra Pomi Nasution menegaskan bahwa pemerintah kota ingin kedua operator meningkatkan kinerja pengangkutan sampah. Ia mendorong agar dinas rutin melakukan evaluasi dan koreksi terhadap pengelolaan sampah.

Indra tidak menampik adanya operator lama yang menjadi operator pengangkutan sampah pada tahun ini. Operator lama tersebut yakni PT. Samhana Indah sehingga ia mengingatkan agar meningkatkan kinerja dalam pengangkutan sampah.

PT. Samhana Indah terpilih menjadi pemenang dalam lelang operator angkutan sampah zona II.
Sedangkan satu perusahaan lagi yakni PT. Ella Pratama Perkasa sebagai pemenang zona I.

Kawasan pengangkutan zona I meliputi kecamatan yakni Bina Widaya, Tuah Madani, Payung Sekaki dan Marpoyan Damai. Lalu wilayah yang masuk zona II yakni Bukit Raya, Lima Puluh, Sail, Pekanbaru Kota, Tenayan, Kulim, Sukajadi dan Senapelan.

(Tribunpekanbaru.com/ Fernando Sikumbang)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved