Senin, 13 April 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Tumbang Dihantam Cuaca Dingin, Ratusan Tentara Ukraina Dirawat di Rumah Sakit

Tentara Ukraina tumbang di medan perang, bukan karena tembakan peluru atau artilery, tetapi dihajar cuaca dingin.

Penulis: Guruh Budi Wibowo | Editor: Ilham Yafiz
AFP
Ilustrasi. Tumbang Dihantam Cuaca Dingin, Ratusan Tentara Ukraina Dirawat di Rumah Sakit. 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Tentara Ukraina tumbang di medan perang, bukan karena tembakan peluru atau artilery, tetapi dihajar cuaca dingin.

Diberitakan Rianovosti, dalam beberapa hari terakhir sekitar seratus prajurit Angkatan Bersenjata Ukraina dirawat di rumah sakit karena diserang Radang Dingin.

Mereka mendapat perawatan di Rumah Sakit dari zona operasi militer khusus.

Andrei Marochko, seorang perwira Korps Angkatan Darat Kedua LPR, mengatakan kepada RIA Novosti, mengutip sumbernya.

"Sebagian besar pasien dirawat dalam keadaan sangat mabuk. Sekitar 40 persen didiagnosis dengan radang dingin parah pada ekstremitas, yang menyebabkan amputasi," tambah lawan bicara agensi.

Sejak 24 Februari, Rusia telah melakukan operasi militer khusus untuk mendemiliterisasi dan denazifikasi Ukraina .

Vladimir Putin menyebut tujuannya "melindungi orang-orang yang telah menjadi sasaran intimidasi dan genosida oleh rezim Kyiv selama delapan tahun."

Angkatan Bersenjata dihadapkan pada tugas membebaskan Donbass dan menjamin keamanan Rusia.

Di Kremlin pada tanggal 30 September, sebuah upacara diadakan untuk menandatangani perjanjian tentang penerimaan Republik Rakyat Donetsk dan Luhansk, wilayah Zaporozhye dan Kherson ke Rusia berdasarkan referendum yang diadakan di sana.

Dalam Sehari Ukraina Kehilangan 170 Orang Tentara

Pasukan Ukraina kehilangan lebih dari 170 orang dalam sehari, Milisi Rakyat DPR melaporkan di saluran Telegramnya.

Milisi Rakyat melaporkan bahwa pasukan Ukraina kehilangan lebih dari 25 orang dan sembilan unit kendaraan lapis baja dan kendaraan bermotor per hari.

Pertempuran sengit sedang terjadi di DPR untuk kota Artemovsk dan Soledar.

Kerugian besar Angkatan Bersenjata Ukraina di tempat-tempat ini pada akhir Desember diakui oleh penasihat kepala kantor Vladimir Zelensky Alexei Arestovich .

Juga pada malam itu dilaporkan bahwa dalam pertempuran untuk Soledar, komandan pertahanan posisi tembak di dekat kota, Kolonel dari Layanan Penjaga Perbatasan Negara Ukraina Yuriy Yurchik, tewas.

( Tribunpekanbaru.com )

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved