Breaking News:

Berita Rohil

Ikat dan Sekap Pemilik Rumah, Komplotan Rampok Leluasa Gasak Rumah Warga di Rohil Riau

Kawanan rampok yang terdiri dari 6 orang berhasil dibekuk polisi setelah menjalankan aksinya di Rohil Riau lalu bersembunyi di Sumut

Penulis: T. Muhammad Fadhli | Editor: Nurul Qomariah
Istimewa
Komplotan rampok yang terdiri dari 6 orang saat diamankan di Polres Rohil, Riau. 

 

TRIBUNPEKANBARU.COM, ROKAN HILIR - Komplotan perampok yang beraksi di Kepenghuluan Sintong, Kecamatan Tanah Putih, berhasil diringkus aparat kepolisian Polres Rokan Hilir (Rohil), Riau.

Sebanyak 6 pelaku tindak pidana dengan kekerasan atau curas ini berhasil diamankan saat bersembunyi di wilayah Kampung Jawa, Kecamatan Labuhan Batu, Provinsi Sumatera Utara (Sumut), Selasa (10/1/2023).

Sebanyak 6 pelaku warga Labuhan Batu ini antara lain, berinisial YK alias Yuyun (52), F Als pepen (37), FSR Alias Fiki (20), W alias Sini (43), MY alias Akiong (65) dan AS Alias Agus (39).

Kapolres Rohil AKBP Andrian Pramudianto SH SIK MSi melalui Kasi Humas AKP Juliandi SH, menerangkan, penangkapan 6 pelaku perampokan tersebut berdasarkan laporan korban berinisial B (47) yang mengalami perampokan pada Jumat (6/1/2023).

Berdasarkan hasil penyelidikan di lapangan, Tim Opsnal Sat Reskrim Polres Rohil berhasil mengetahui keberadaan pelaku.

Sekira pukul 16.00 WIB, didapat informasi keberadaan pelaku di daerah Kampung Jawa, Kelurahan Padang Matinggi, Kecamatan Labuhan Batu, Provinsi Sumut.

“Kemudian Tim segera melakukan penangkapan terhadap terduga pelaku. Pelaku Y dan rekan – rekannya mengakui telah melakukan perampokan di Jalan Putri Hijau Km 09 Kepenghuluan Sintong. Pelaku langsung dibawa Ke Polres Rohil guna penyidikan lebih lanjut,” jelasnya, Kamis (12/1/2023).

Lebih lanjut Kasi Humas AKP Juliandi menjelaskan, para pelaku beraksi pada saat pelapor atau korban sedang tidur, tiba-tiba korban mendengar pintu rumahnya di dobrak oleh beberapa orang yang tidak di kenal, Jumat (6/1/2023 sekira pukul 03.00 WIB.

“Pelaku langsung mengancam korban pakai senjata parang. Kemudian para pelaku mengikat kaki dan tangan serta menyekap pelapor ke dalam kamar,” beber AKP Juliandi.

Berhasil melumpuhkan korban, komplotan ini pun dengan leluasa menggasak barang – barang berharga milik korban, antara lain, uang tunai Rp 12 juta, telpon genggam atau hand phone beserta kotak serta mengambil isi sarang walet.

Setelah mengambil barang – barang berharga tersebut, kemudian para pelaku pergi meninggalkan korban di dalam rumah.

“Akhirnya korban langsung berusaha melepaskan ikatan tali dan keluar rumah minta pertolongan warga dan hingga melaporkan kejadian tersebut ke Polres Rohil,” pungkas AKP Juliandi.

( Tribunpekanbaru.com / T Muhammad Fadhli )

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved